Berita Surabaya

Tenaga Kerja Asing Ilegal di Surabaya, Siap-siap Didepak Imigrasi ke Negara Asal!

Risma menceritakan, nasib yang sama dialami warganya yang telah berkeluarga dengan warga Bangladesh.

Tenaga Kerja Asing Ilegal di Surabaya, Siap-siap Didepak Imigrasi ke Negara Asal!
surya/ahmad zaimul haq
Benjamin Holst warga negara Jerman saat dimintai keterangan di kantor Satopol PP Kota Surabaya usai diciduk mengemis di kawasan Jl Kayoon, Minggu (11/9/2016). 

SURYA.co.id | SURABAYA – Sebanyak 16 tenaga kerja asing (TKA) ilegal di Kota Surabaya sudah dideportasi ke negara asalnya.

"Kita akan intensifkan pengawasan, imigrasi sudah siap," kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Selasa (13/9/2016).

Menurutnya, Pemkot Surabaya rutin melakukan pengawasan guna mengantisipasi masuknya tenaga kerja asing ilegal ke wilayahnya.

Ia mengakui pasca-bergulirnya era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) awal tahun ini, jumlah warga negara asing yang bekerja di Surabaya terus mengalami peningkatan.

Dalam operasi penertiban tenaga kerja asing ilegal, sebut dia, pihaknya melibatkan beberapa instansi terkait, seperti Bakesbanglinmas, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta Imigrasi.

"Mereka yang masuk harus punya Kitas (Kartu Izin Tinggal Terbatas/Tetap)," katanya.

Untuk mencegah makin besarnya jumlah TKA ilegal yang masuk ke Surabaya, pemerintah kota akan mengintensifkan pengawasan lapangan.

Dua hari lalu, Satpol PP kota Surabaya, berhasil menangkap Benjamin Holst warga Jerman, yang mengemis di Jalan Kayoon.

Holst ternyata sebelumnya melakukan hal yang sama di Bali.

Meski yang bersangkutan telah diserahkan ke pihak imigrasi, namun instansi tersebut tidak memiliki anggaran untuk memulangkannya.

Halaman
12
Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help