Surya/

Berita Jombang

PAUD Jadi Korban Eksekusi Lahan Tol Joker, 40 Anak Didik Terlantar

“Kami memang belum memiliki gedung baru untuk proses belajar mereka selanjutnya. Sebelumnya, kami juga tidak diberitahu untuk mengosongkan sekolah ini

PAUD Jadi Korban Eksekusi Lahan Tol Joker, 40 Anak Didik Terlantar
surya/sutono
Gedung PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Al-Amanah di Desa Blimbing, Kesamben, yang digusur demi jalan tol Jombang-Mojokerto, Kamis (1/9/2016). 

SURYA.co.id | JOMBANG - Eksekusi lahan untuk pembangunan jalan tol Jombang-Mojokerto (Joker) Seksi 2 tak hanya menyasar rumah, sawah, dan pekarangan.

Gedung PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) juga tak luput dieksekusi Pengadilan Negeri Jombang, Kamis (31/8/2016).

Gedung PAUD tersebut milik Yayasan Al Amanah, berlokasi di Desa Blimbing, Kecamatan Kesamben, Jombang. Akibatnya, sekitar 40-anak peserta didik kehilangan tempat belajar.

Sebab, hingga sekarang pengelola belum mendapat gedung pengganti untuk aktivitas belajar dan bermain anak-anak usia dini tersebut.

“Kami memang belum memiliki gedung baru untuk proses belajar mereka selanjutnya. Sebelumnya, kami juga tidak diberitahu untuk mengosongkan sekolah ini,” ujar Syafi’i, Kepala PAUD kepada Surya (TRIBUNnews.com Network)., Kamis (1/8/2016).

Dikatakan Syafii, sekolah yang dipimpinnya sejak 5 tahun terakhir ini memiliki siswa sebanyak 40 anak yang dibagi menjadi dua kelas belajar. Yakni TK dan kelompok bermain (play group).

Mereka berasal dari tiga desa, yakni Desa Blimbing, Dusun Segung Jombok dan Dusun/Desa Jombok.

"Sebelumnya lebh dari ini. Namun karena ramainya kabar penggusuran, sebagian dipindah oleh orang tuanya," kata Syafii kepada Surya (TRIBUNnews.com Network)

Kepanikan orang tua terlihat, ketika puluhan aparat dari Polres Jombang dan TNI mulai berdatangan dengan menggunakan bus dan truk.

Tim keamanan eksekusi Tol Jombang- Mojokerto hanya berjaga jaga sekitar lokasi sekolah sambil menunggu sekolah bubar.

Halaman
123
Penulis: Sutono
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help