Berita Gresik

Anggota Polres Gresik Jalani Tes Psikologi, Akan Ketahuan Boleh Pegang Senjata atau Tidak

Prisip tes psikologi yang digelar kali ini untuk menempatkan anggotanya dalam tugas dan kedudukan yang sesuai.

Anggota Polres Gresik Jalani Tes Psikologi, Akan Ketahuan Boleh Pegang Senjata atau Tidak
surya/sugiyono
Anggota Polres Gresik menjalani tes psikologi yang digelar di gedung pelatihan PT Semen Indonesia, Selasa (26/7/2016). 

SURYA.co.id | GRESIK – Sebanyak 266 anggota Polres Gresik menjalani tes psikologi yang digelar di gedung pelatihan PT Semen Indonesia, Selasa (26/7/2016).

“Tes psikologi ini untuk pembinaan karir, mengingat sifat seseorang berhubungan dengan kondisi psikolgisnya,” ujar Kapolres Gresik AKBP Adex Yudiswan, usai membuka pelaksanaan tes psikologi kepada SURYA.co.id, Selasa (26/7/2016).

Dikatakan Adex, prisip tes psikologi yang digelar kali ini untuk menempatkan anggotanya dalam tugas dan kedudukan yang sesuai.

Tes psikologi ini juga berkaitan dengan penggunaan senjata api (senpi).

Saat menjalani tes psikologi, senpi yang dibawa anggota Polres pun sengaja ditarik sementara.

"Ini juga untuk memeriksa kemampuan, terkait penggunakan senjata api. Untuk mendeteksi, apakah pikiran seseorang bisa memicu tindak kekerasan. Biasanya orang yang tingkat emosionalnya tinggi kami hindarkan untuk memegang senjata api," imbuhnya.

Pihak Polres Gresik tidak akan memberikan senpi jika dalam tes psikologi yang diadakan Polda Jatim ini ada yang tidak lolos.

"Saat ini belum ada hasil tes psikologinya, jadi kami tidak izinkan memegang senjata. Ada 200 orang yang kami tarik senpinya," kata mantan Kapolres Luwu, Sulawesi Selatan ini.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved