Berita Gresik

Meski telah Diresmikan, Pasar Ikan Modern Gresik Tak Kunjung Beroperasi, Mengapa?

Stan-stan berdiri di sana malah terkesan seperti bangunan mangkrak karena toko-toko berjejer itu selalu tertutup rapat.

Meski telah Diresmikan, Pasar Ikan Modern Gresik Tak Kunjung Beroperasi, Mengapa?
surya/m taufik
Pengedara motor melintas di depan Pasar Ikan Modern Gresik, Senin (25/7/2016). 

SURYA.co.id | GRESIK – Pasar Ikan Modern Gresik sudah selesai dibangun sejak beberapa waktu lalu. Bahkan, pusat grosir ikan dengan jumlah stan 186 unit di jalan raya Gresik-Lamongan itu sudah diresmikan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, 7 Maret 2016 lalu.

Tapi sampai sekarang, pasar berada di sebelah barat Terminal Bunder itu tak kunjung beroperasi.

Stan-stan berdiri di sana malah terkesan seperti bangunan mangkrak karena toko-toko berjejer itu selalu tertutup rapat.

Hanya di bagian pintu utama pasar, terlihat beberapa petugas security berjaga.

“Belum pernah ada toko atau stan yang buka. Selama ini selalu tutup seperti itu,” ujar Yudi, warga Gresik yang hampir setiap hari melintas di sana, Senin (25/7/2016).

Padahal sejak meresmikan pasar ini, Bupati menaruh harapan sangat besar agar.
Sambari berharap pasar secepatnya beroperasi agar mendorong industry perikaran di Gresik.

Di mana, Gresik memiliki wilayah perikanan mencapai 32.000 hektar yang terdiri dari 79 ton per tahun untuk hasil budidaya perikanan tambak dan 18.000 ton per tahun hasil tangkapan di laut.

Tapi nyatanya, pasar itu tak kunjung beroperasi hingga sekarang. Bahkan, stan-stan yang ada di sana juga belum semuanya laku.

“Data yang kami peroleh, saat ini sudah 40 persen stan yang terjual,” ungkap Langu Pindingara, Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan (DKPP) Gresik.

Meski demkian, DKPP mengaku tidak risau. Sebab, PT Lumbung Putra Kalimantan (LPK) selaku investor dan pengelola pasar tersebut telah menjamin bahwa jika stan tidak laku, mereka sendiri yang bakal memanfaatkan ruko tersebut untuk kegiatan usahanya.

Halaman
12
Penulis: M Taufik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved