Lebaran 2016

Daun Kelapa Terserang Hama, Warga Gresik Bikin Ketupat dari Daun Siwalan dan Lontar

#GRESIK - Warga memanfaatkan daun pohon Siwalan karena sudah sulit mencari daun muda kelapa yang biasa digunakan membuat ketupat.

Daun Kelapa Terserang Hama, Warga Gresik Bikin Ketupat dari Daun Siwalan dan Lontar
sugiyono
MEMBUAT KETUPAT - Warga Hendrosari, Kecamatan Menganti, Gresik saat membuat ketupat dari daun Siwalan, Senin (11/7/2017). 

SURYA.co.id | GRESIK - Warga Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti, Gresik memanfaatkan daun pohon Siwalan sebagai bahan pembuat ketupat untuk merayakan sepekan Lebaran.

Sebagian warga Desa Hendrosari yang mempunyai pohon Siwalan membuat bahan ketupat untuk dijual ke pasar.

Menurut Riaman (45), warga Desa Hendrosari, bahan baku ketupat tersebut setiap 10 biji dijual Rp 8.000. Sedangkan di pasar-pasar dijual Rp 10.000.

"Lumayan keuntungannya untuk membeli kebutuhan sehari-hari," kata Riaman saat membuat ketupat dari daun pohon Siwalan, Senin (11/7/2016).

Dalam waktu semalam, satu keluarga bisa membuat 200 lebih bahan baku ketupat. "Ya sudah terampil membuat ketupat," katanya.

Warga memanfaatkan daun pohon Siwalan karena sudah sulit mencari daun muda kelapa yang biasa digunakan membuat ketupat.

"Janur banyak dimakan hama. Selama ini memanfaatkan daun lontar atau daun Siwalan," kata Musarofah (40), warga Hendrosari.

Berkat membuat bahan ketupat tersebut, bisa mendapatkan uang hingga Rp 300.000 lebih.

"Semakin banyak bahan ketupat, semakin banyak pendapatannya. Seluruh anggota keluarga diminta membuat semua," katanya.

Umat Islam tradisional di Jawa umumnya merayakan sepekan Leberan dengan kenduri ketupat di masjid atau musala.

Ada juga yang dibagi-bagikan saudara dan tetangga. 

Penulis: Sugiyono
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved