Tedja Suminar Sempat Bikin Sketsa di Muncar, dan Rencanakan Pameran Lukisan Bertiga

Semangat melukis pria kelahiran 16 April ini ini memang masih tinggi. Dedikasi Tedja Suminar pada dunia seni lukis itu diakui oleh Wina Bojonegoro.

Tedja Suminar Sempat Bikin Sketsa di Muncar, dan Rencanakan Pameran Lukisan Bertiga
SURYA/PRAMUDITO
Tedja Suminar bersama kedua putrinya, Natalini Widhiasi dan Theresia Swandayani saat ulang tahun ke-80 bulan April 2016. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Di usianya yang sudah 80 tahun Tedja Suminar masih getol melukis. Sebulan lalu misalnya, Tedja dan Lini sempat ke Muncar, Banyuwangi untuk melakukan ‘ritual’ melukis sketsa.

Kegiatan yang dilakukan memakai peralatan cukup lengkap ini sempat diabadikan lewat kamera video.

“Papi ingin menggelar pameran lukisan bertiga, saya, Papi, dan Ibu. Cuma waktunya memang belum ditentukan kapan. Saat pameran itu akan diputar rekaman selama kami meluks di Muncar,” ungkapnya.

Semangat melukis pria kelahiran 16 April ini ini memang masih tinggi. Dedikasinya pada dunia seni lukis itu diakui oleh Wina Bojonegoro.

“Saya sebetulnya diajak Pak Tedja yang mau bikin sketsa di Gresik bulan depan,” tutur penulis sejumlah buku ini saat datang di rumah duka di Lapangan Dharmawangsa Surabaya.

Jenazah Tedja rencananya dikremasi di Eka Praya, Kembang Kuning, Surabaya, Minggu (26/6). “Kami akan berangkat dari rumah pukul 12.00,” beber Lini.

Pria kelahiran Ngawi ini seangkatan dengan pelukis Surabaya lainnya macam Amang Rahman, Daryono, Krishna Mustajab, Rudi Isbandi, Wiwiek Hidajat, dan Budi SR. Di tahun 1966, karya mereka memberi warna dan ciri khas seni lukis Surabaya.

Tedja sempat menempuh pendidikan seni lukis di Akademi Kesenian Surakarta 1959. Di tahun 1960 Tedja bertugas di Penerangan Angkatan Laut Surabaya untuk membuat dokumentasi sketsa kehidupan AL keliling Indonesia.

Awalnya Tedja Suminar adalah pelukis cat minyak, pengalaman melukis on the spot dengan menggunakan garis dalam 'merekam' peristiwa secara cepat, membuat pria yang konsisten memakai topi ini menjatuhkan pilihan sebagai pelukis sketsa hingga kini.

Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Achmad Pramudito
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved