Terminal Purabaya

Jangan Naik Bus di Luar Terminal, Kemungkinan Tak Laik Jalan

#SURABAYA - "Makanya kami imbau para pemudik untuk memilih bus di dalam terminal dan pastinya berstiker laik jalan," kata Irvan Wahyu Drajad.

Jangan Naik Bus di Luar Terminal, Kemungkinan Tak Laik Jalan
surya/sutono
ILUSTRASI - Pemeriksaan bus angkutan Lebaran. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya mengimbau masyarakat untuk memilih bus di dalam Terminal Purabaya pada saat mudik Lebaran.

Pertimbangannya, jika naik di luar terminal, kemungkinan bus tidak laik jalan. Apalagi, sejauh ini Dishub sudah mendapati 5 bus yang tidak laik jalan.

Menurut Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Irvan Wahyu Drajad, kemungkinan masih banyak bus yang tidak laik jalan tetapi beroperasi di luar sekitaran terminal.

Bus tak laik jalan tentu membahayakan para penumpang. Misalnya, bus yang bannya tidak layak, kaca pecah dan tidak ada sabuk pengaman bagi sopir.

Ia menjamin, semua bus dalam terminal tipe A di Surabaya yakni Terminal Purabaya dan Terminal Tambak Osowilangun (TOW) sudah laik jalan.

"Makanya kami imbau para pemudik untuk memilih bus di dalam terminal dan pastinya berstiker laik jalan," kata Irvan Wahyu Drajad kepada SURYA.co.id, Selasa (21/6/2016).

Ia pun mengaku tidak bisa berbuat banyak terhadap bus yang melanggar dan masih beroperasi di luar terminal.

"Tidak sedikit bus mokong ini mengambil penumpang di depan pintu terminal. Kami kerja sama dengan pihak kepolisian terkait masalah itu. Tapi sebenarnya pengawasan tersebut ada di Provinsi. Kalau kami sebatas di dalam terminal, ini sesuai arahan dari Kementerian Perhubungan," pungkas Irvan.

lrvan memastikan, guna persiapan Lebaran kali ini, pihaknya akan bersiaga sejak H-12 hingga H+10. 

"Sebenarnya, problem utama bukan pada terminalnya melainkan titik kemacetan-kemacetan yang dilintasi para pemudik  Lebaran," paparnya.

Guna persiapan arus mudik mendatang, pihak Dishub Surabaya akan melakukan tes kesehatan bagi para pengemudi transportasi umum, seperti tekanan darah, urine, hingga kesehatan mata para sopir bus.

"Kami menggandeng Dinas Kesehatan dan TNI untuk melakukan tes kesehatan para sopir bus," paparnya.

Penulis: Monica Felicitas
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved