Surya/

Berita Surabaya

Anda Kena Tilang? Tak Perlu Risau, Cukup SMS Kejari Surabaya, SIM/STNK Diantar ke Rumah

Lebih asyik lagi, pelanggar kendaraan bermotor tidak usah mengikuti jalannya sidang di PN Surabaya yang harus antre lama.

Anda Kena Tilang? Tak Perlu Risau, Cukup SMS Kejari Surabaya, SIM/STNK Diantar ke Rumah
surya/anas miftakhudin
Kajari Surabaya Didik Farkhan Alisyahdi mengenakan jaket dan helm kepada tukang ojek yang akan mengantar bukti tilang berupa SIM/STNK ke rumah pemilik, Selasa (21/6/2016). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Masyarakat Surabaya kian dimanjakan dengan layanan Kejari Surabaya.

Pasalnya, tanpa keluar rumah masyarakat berurusan dengan pelanggaran kelengkapan kendaraan bermotor bisa diorder dari rumah.

Lebih asyik lagi, pelanggar kendaraan bermotor tidak usah mengikuti jalannya sidang di PN Surabaya yang harus antre lama.

Layanan "Si Anti Ribet" ini diluncurkan Kajari Surabaya Didik Farkhan Alisyahdi, Selasa (21/6/2016).

Dalam layanan ini, Didik berani memajang tulisan penegas. Anda kena tilang? Anda sibuk tidak ada waktu untuk menghadiri sidang dan membayar denda? Tidak usah risau. Kini cukup SMS atau WhatsApp (WA) ke Kejari Surabaya nomor: 08585.1996.000 SIM/STNK anda akan diantar ke rumah.

"Itulah layanan terbaru yang kami luncurkan. Mudah-mudahan dapat respons baik dari masyarakat," tandas Didik, Selasa (21/6/2016).

Dalam layanam ini, Didik yang didukung para staf mengambil nama "Si Anti Ribet".
Artinya Siap Antar Tilang ke Rumah dengan Cepat. Program yang diluncurkan ini karena masih banyak SIM atau STNK yang belum diambil pemiliknya walau sudah jatuh tempo.

"Nah dari sini akhirnya muncul pemikiran kalau ada program seperti itu. Apalagi sekarang ada layanan ojek dan itu bisa dimanfaatkan," tandas Didik.

Pria kelahiran Bojonegoro ini, mengungkapkan layanan ini bekerja sama dengan Ojek khusus tilang. Dalam pembayaran nanti ada tambahan biaya kirim kepada Ojek Tilang ini. Besarannya telah ditentukan sesuai zona alamat rumah.

Ada banyak keuntungan ikut layanan Si Anti Ribet. Pertama, tidak rugi waktu. Kedua, bebas dari biaya calo. Ketiga, bebas biaya parkir juga aman dari biaya makan dan minum di jalan.

Cara untuk mengikuti layanan ini? Cukup SMS nama pelanggar, nomor tilang dan tanggal sidang. Bila lewat WA cukup foto "surat tilang".

Kedua, kirim alamat rumah. Ketiga, tunggu jawaban berisi informasi besaran denda yang telah diputus Hakim plus biaya Ojek. Keempat, tunggu ojek datang. Lalu bayar cash denda dan biaya antar.

"Layanan ini kami kira cukup simpel dan tidak ribet kan," tambah Didik.

Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help