Berita Lumajang

Tim SAR Temukan Jejak Kaki di Kawasan Gunung Boto, Diduga Milik Pendaki Swiss yang Hilang

Tim SAR menelusuri jejak kaki tersebut untuk menemukan survivor yang kemungkinan selalu bergerak dalam mempertahankan hidupnya

Tim SAR Temukan Jejak Kaki di Kawasan Gunung Boto, Diduga Milik Pendaki Swiss yang Hilang
surya/eko darmoko
Ilustrasi, para pendaki sedang menapaki Tanjakan Cinta di area Gunung Semeru beberapa waktu lalu. 

SURYA.co.id | LUMAJANG - Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian di jalur Tawon Songo menemukan jejak kaki baru pendaki Semeru asal Swiss, Lionel Du Creaux yang hilang (survivor) di kawasan Gunung Boto, Rabu (15/6/2016).

"Kami mendapat laporan dari tim SAR gabungan yang menemukan jejak kaki baru di kawasan Gunung Boto dengan ukuran sepatu 43-44 yang diduga jejak kaki pendaki hilang asal Swiss," kata anggota Basarnas Jember Prahista yang berada di Posko SAR Tawon Songo, Desa/Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Rabu (15/6/2016).

Menurut dia, tim SAR menelusuri jejak kaki tersebut untuk menemukan survivor yang kemungkinan selalu bergerak dalam mempertahankan hidupnya di jalur pendakian gunung tertinggi di Pulau Jawa itu.

“Tim SAR melakukan penyisiran dan pencarian semaksimal mungkin untuk menemukan survivor. Mudah-mudahan pendaki asal Swiss itu bisa ditemukan secepatnya dalam kondisi selamat," tuturnya.

Kendati demikian, upaya pencarian tim SAR yang memasuki hari kedelapan hilangnya survivor masih belum membuahkan hasil baik pencarian dari jalur Tawon Songo maupun Ranu Pani.

"Selama beberapa hari terakhir ini cuaca di puncak Semeru sering hujan ringan hingga sedang, sehingga tim SAR tetap memperhatikan kondisi cuaca dalam melakukan pencarian survivor tersebut," katanya.

Pada 10 Juni 2016, tim SAR yang melakukan pencarian di jalur Tawon Songo sempat menemukan jejak kaki dengan ukuran sepatu 43-44 dan tambatan tali yang diduga milik Lionel Du Creaux di kawasan Patok B.

Namun setelah dilakukan pencarian dengan menyusuri jejak kaki tersebut, jejak kaki kemudian hilang dan tim SAR belum juga menemukannya.

Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah III Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Budi Mulyanto mengatakan, Konsulat Kehormatan Swiss meminta tim SAR terus melakukan pencarian hingga survivor ditemukan.

Lionel Du Creaux (26) dinyatakan hilang saat mendaki secara ilegal di jalur pendakian Gunung Semeru.

Hilangnya pendaki tersebut baru dilaporkan rekannya Alice Guignard kepada petugas resort di Pos Ranu Pani pada 7 Juni 2016.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help