Berita Pendidikan Surabaya

200 Guru Jatim Ikuti Pelatihan Menulis di Surabaya

#SURABAYA - Ketua APKS PGRI Jatim, Didiek Budiharjo menjelaskan, kegiatan ini merupakan rangkaian upaya peningkatan kualitas guru.

200 Guru Jatim Ikuti Pelatihan Menulis di Surabaya
sulvi sofiana
Kegitan pelatihan pelatihan menulis dalam penyusunan dan publikasi penelitian tindakan kelas untuk guru di Jatim di gedung PGRI Jatim, Sabtu (28/5/2016). 

SURYA.co.id , SURABAYA – Pengembangan kualitas guru selama ini terus dilakukan pada berbagai seminar. Tetapi, belum ada dampak nyata terhadap evaluasi pembelajaran.

Untuk itu Persatuan Guru Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Jatim melaksanakan pelatihan menulis dalam penyusunan dan publikasi penelitian tindakan kelas untuk guru di Jatim. Pelatihan ini diikuti 200 guru yang mendfatar secara online.

Ketua APKS PGRI Jatim, Didiek Budiharjo menjelaskan, kegiatan ini merupakan rangkaian upaya peningkatan kualitas guru dan agar guru bisa menghasilkan tulisan dari apa yang dilakukan sehari-hari.

Pelatihan ini dimulai dari tahap ini, yaitu pemberian materi terkait materi penulisan yang bisa diambil dari kegiatan pembelajaran. Kemudian dilakukan observasi kegiatan pengajaran guru selama seminggu.

“Nanti ada lagi untuk presentasi hasil tulisan yang didapatkan peserta, kemudian praktek di lapangan untuk diteliti,” jelasnya ketika ditemui di sela pelatihan di Surabaya, Sabtu (28/5/2016).

Penelitian tindakan kelas ini merupakan upaya agar guru tetap mau menulis meskipun dibebani banyak jam mengajar.

“Kalau tidak dimotivasi, mereka yang sudah kelelahan pasti akan lebih memilih melakukan kegiatan lain dibandingkan menulis,” lanjutnya.

Tulisan ini akan memuat kegiatan keseharian mengajar guru. Ia menjelaskan seperti kegiatan mengajar pelajaran tertentu dengan kendala dan teknik mengatasinya. Jika sudah ditulis dan dipresentasikan, maka bisa dievaluasi secara bersama.

Sementara ketua pelaksana kegiatan, Dwi Atmaja, menjelaskan pelatihan ini juga merupakan pembekalan skill dengan beberapa titik tekan dalam mempraktekkan teori.

Dengan data yang ada diharapkan bisa diwujudkan tulisan pengajaran tindakan kelas. “Memang belum semua guru yang hadir, tetapi diharapkan bisa berimbas pada guru lain setelah acara ini,” jelasnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help