Berita Lumajang

Dua Pendaki Semeru yang Selamat Dibawa Pulang Keluarganya ke Cirebon

Hari ini sudah diserahkan dua pendaki itu kepada keluarganya dan dibawa pulang ke Cirebon.

Dua Pendaki Semeru yang Selamat Dibawa Pulang Keluarganya ke Cirebon
surya/eko darmoko
Ilustrasi, seorang pendaki gunung berada di Puncak Mahameru, Gunung Semeru beberapa waktu lalu. 

SURYA.co.id | LUMAJANG - Dua pendaki Gunung Semeru yang sempat dinyatakan hilang dan ditemukan dalam kondisi selamat oleh tim SAR gabungan yakni Zirli Gita Ayu Safitri dan Supyadi sudah dibawa pulang keluarganya ke Cirebon, Jawa Barat, Rabu (25/5/2016).

Kedua pendaki itu berhasil dievakuasi ke Dusun Tawon Songo, Desa/Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Selasa (24/5/2016) malam.

"Setelah berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan, keduanya langsung dibawa ke Rumah Sakit dr Haryoto Lumajang untuk mendapatkan perawatan dan kondisi keduanya sudah membaik, sehingga kemungkinan siang ini sudah dibawa pulang ke Cirebon," tuturnya di Lumajang.

Menurut dia, kondisi pendaki perempuan yang bernama Zirli sangat lemas saat dibawa ke RS Hariyoto Lumajang, sehingga harus diinfus untuk mendapatkan nutrisi, agar staminanya kembali pulih.

"Sedangkan Supyadi kondisinya cukup sehat setelah lima hari tersesat di Gunung Semeru. Selama tersesat, kedua pendaki mengonsumsi buah-buahan dan dedaunan yang berada di sekitar air terjun Gunung Boto," tuturnya.

Kedua pendaki itu mendapat perawatan di RS dr Haryoto Lumajang untuk proses pemulihan secara intensif dan didampingi keluarganya yang sempat menunggu proses evakuasi di Dusun Tawon Songo.

Sementara Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) John Kennedie mengatakan, pihak TNBTS sudah melakukan serah terima kepada keluarga pendaki yang bersangkutan.

"Hari ini sudah diserahkan dua pendaki itu kepada keluarganya dan dibawa pulang ke Cirebon," tuturnya.

Ia menyayangkan tindakan sejumlah pendaki yang nekat naik ke puncak Semeru (Mahameru), meskipun pihaknya membatasi jalur pendakian gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut hanya sampai Kalimati saja.

"Batasan pendakian gunung hingga Kalimati sesuai rekomendasi PVMBG yang menyatakan jarak aman Gunung Semeru radius 4 kilometer dari puncak Jonggring Saloko karena berbahaya. Namun hal tersebut masih saja diabaikan pendaki," katanya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help