Advertorial

Perlu Lompatan yang Kompetitif Setiap Daerah

"Harus ada kuantum atau lompatan untuk Jatim agar selalu kompetitif," kata Pakde Karwo usai Upacara Harkitnas.

Perlu Lompatan yang Kompetitif Setiap Daerah
foto: istimewa
Pakde Karwo Karwo bersama Menkominfo Rudiantara saat ziarah di Makam Pahlawan Nasonal dr Soetomo di Jl Bubutan Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) menunjuk Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara sebagai wakil Pemerintah Pusat untuk hadir di Jatim.

Rudiantara tampil sebagai inspektur upacara Harkitnas tahun ini yang dipusatkan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (20/5/2016).

Menkominfo bersama Gubernur Soekarwo pun melakukan video coference dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) di Gedung Grahadi.

"Panglima Hari Kebangkitan Nasional adalah Mengkominfo," kata Mendagri.

Seiring dengan semangat pemerintah yang ingin meningkatkan daya saing dalam memperingati Harkitnas ini, Pemprov Jatim pun mengikutinya dengan peningkatan sumber daya manusia (SDM).

"Harus ada kuantum atau lompatan untuk Jatim agar selalu kompetitif," kata Pakde Karwo usai Upacara Harkitnas.

Ada tiga hal pokok yang kini menjadi fokus Pemprov Jatim untuk semakin bangkit dalam kompetisi lokal maupun internasional. Terutama pendidikan di daerah-daerah yang belum maksimal, seperti Madura dan sebagian kabupaten lain. Harus tercipta lompatan pendidikan.

"Pendidikan di Madura sudah baik. Terutama pendidikan agama. Namun bila terjadi lompatan pendidikan ke vokasional dengan memfokuskan skill individu dan masyarakat akan sangat baik," kata Pakde.

Rujukan Nasional
Lompatan itu menjadi salah satu infrastruktur utama pendukung Jatim lebih kompetitif. Diakui Pakde Karwo, selama ini Jatim selalu menjadi rujukan nasional, bahkan Jatim sudah menjadi pelaku dalam persaingan global.

Jatim hanya kalah dengan Jakarta. Namun Jakarta bukan daerah pelaku kompetisi global karena darah ini tak memiliki produk untuk bersaing di internasional sebanyak Jatim. DKI Jakarta hanya mengandalkan jasa, bukan pelaku dengan produk yang nyata.

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help