Event Surabaya

Perempuan Prancis Pamerkan Foto-foto Kontradiksi Kebudayaan Indonesia di Surabaya

#SURABAYA - Françoise Huguier memperlihatkan kontradiksi kebudayaan di Indonesia yang modern, namun juga mengejutkan.

Perempuan Prancis Pamerkan Foto-foto Kontradiksi Kebudayaan Indonesia di Surabaya
ahmad zaimul haq
Pengunjung mengamati foto-foto karya fotografer Prancis Francoise Huguier dalam pameran bertajuk Les Elegants (Orang-orang elegan) di aleri Museum Surabaya (Siola), Selasa (17/5/2016). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Saat menapaki pintu masuk Museum Surabaya eks Siola di Jl Tunjungan, Surabaya, pengunjung akan melihat pemandangan berbeda dan menarik di beberapa sudut ruangan.

Berderet puluhan foto, berjejer rapi dipadu cahaya lampu spot yang semakin membuat orang penasaran untuk melihat.

Foto-foto yang dipajang itu merupakan karya fotografer perempuan senior Prancis, Françoise Huguier, dipajang mulai 17 hingga 27 Mei 2016.

Françoise Huguier mengawali karirnya sebagai fotografer di harian Liberation. Bersamaan dengan karir fotografinya di bidang mode, ia berkeliling dunia ke Siberia, Afrika Selatan, Asia Tenggara dan banyak lagi.

Pada 2015, atas undangan Instiute Francais Indonesia (IFI), ia kembali ke Indonesia untuk melakukan residensi fotografi yang menginspirasinya membuat pameran 'Les Elégants' yang ditampilkan pada 2015 di Bandung dan Jakarta.

Kali ini, karyanya dipamerkan di Galeri Museum Surabaya (Siola), Jl Tunjungan No 1 Surabaya, mulai Selasa (17/5/2016) pukul 14.00 WIB.

Pameran ini merupakan salah satu rangkaian acara dari Festival Seni 'Printemps Français' 2016 Surabaya yang mempersembahkan Pameran Fotografi bertema 'LES ELEGANTS'.

Suci Triana (22), mahasiswa salah satu perguan tinggi swasta di Surabaya, yang hari itu berkunjung ke Museum Surabaya, juga menyempatkan diri melihat lukisan yang dipajang.

”Pameran ini foto yang dipajang sudut pandangnya fotografernya tidak biasa, saya salut, meskipun dia bule tapi modelnya sangat pribumi,” katanya sambil melihat foto dua wanita berjilbab dalam foto.

Foto-foto yang dipajang, di antaranya perempuan muda berjilbab yang genit, bocah-bocah perempuan berpakaian putri raja, sampai anggota komunitas musik metal Bandung.

Françoise Huguier memperlihatkan kontradiksi kebudayaan di Indonesia yang modern, namun juga mengejutkan.

Acara ini merupakan kerjasama IFI dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya.

Untuk masuk dalam pameran ini pengunjung tidak dikenakan biaya.

Penulis: Monica Felicitas
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved