Advertorial

Sosok Aziz Syamsuddin Mengancam Elektabilitas Calon Lain

Tim kampanye mengklaim Aziz sudah mengantongi 300-an suara dari sekitar 560 suara peserta Munaslub, didapatkannya dari safari politik ke 34 provinsi.

Sosok Aziz Syamsuddin Mengancam Elektabilitas Calon Lain
foto: istimewa
KANDIDAT - Aziz Syamsuddin di sela acara safari politiknya jelang Munaslub Partai Golkar di Bali pada 15-17 Mei 2016. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Semakin dekat Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar yang rencananya digelar di Bali pada 15-17 Mei 2016, Steering Committee (SC) semakin sibuk memastikan kesiapan delapan calon ketua umum yang akan bertanding.

Salah satunya lewat penentuan zona sosialisasi dan kampanye para kandidat. Karena mepetnya waktu, zona yang tadinya lima diperketat menjadi tiga.

Zona pertama di Sumatera, yang sudah dihelat di Medan; zona kedua di Jawa, yang akan dihelat di Surabaya, Rabu (11/5/2016) besok; dan zona ketiga di wilayah timur diselenggarakan di Bali.

Dari pernyataan pihak SC diketahui bahwa sesi kampanye di Surabaya akan menuntut para kandidat menyampaikan tiga materi.

Yaitu, peran dan fungsi parpol untuk pembangunan Indonesia; strategi atau blue print Partai Golkar mengenai visi negara kesejahteraan pada tahun 2045; dan strategi memenangkan kompetisi politik level daerah maupun nasional.

Sementara itu, konstelasi menuju Munaslub sangat dinamis. Sosok kandidat dari kalangan muda, Aziz Syamsuddin (45), dipercaya dapat dengan cepat menyalip elektabilitas kandidat lain yang tergolong lebih senior, terutama dua calon favorit, Ade Komaruddin dan Setya Novanto.

Pengamat politik Hendri Satrio menilai, Setya Novanto memang memiliki kapasitas modal finansial sangat besar.

Sayangnya, ia cenderung tidak dapat diterima para pemilik suara karena identik dengan skandal "Papa Minta Saham" yang sempat menghebohkan pemberitaan nasional.
Novanto bahkan terpaksa mengundurkan diri dari jabatan Ketua DPR RI akibat dorongan publik yang sangat besar dalam skandal yang diwarnai pencatutan nama presiden dan wakil presiden itu.

Aziz Syamsuddin juga diyakini banyak kalangan dapat membawa Partai Golkar lebih akuntabel dengan kaderisasi yang masif, mampu menghadirkan program yang lebih out of the box dan down to earth.

Keunggulan ini yang membuatnya lebih menarik di mata pemilih muda dan membawa keuntungan bagi Golkar di pentas politik skala nasional.

Halaman
123
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved