Surya/

Berita Surabaya

Peringatan! Mahasiswa Penendang Kucing Meminta Maaf dan Sanggup Kerja 1 Bulan di Penampungan Kucing

Humas Ubaya, Hayuning menjelaskan, petisi yang berjudul “Hukum Michael Geraldo – Penendang Kucing ke Sungai!“, dibuat oleh CatLovers.

SURYA.co.id | SURABAYA – Mahasiswa penendang kucing ke air yang sempat diperkarakan melalui halaman petisi di change.org akhirnya menebus kesalahannya dengan permintaan maaf terbuka dan bekerja sosial selama sebulan.

Aksi menendang kucing ke air ini dilakukan seorang netizen yang diketahui bernama Michael Geraldo, mahasiswa fakultas hukum, Universitas Surabaya (UBAYA).

Humas Ubaya, Hayuning menjelaskan, petisi yang berjudul “Hukum Michael Geraldo – Penendang Kucing ke Sungai!“, dibuat oleh CatLovers telah meraih lebih dari 10.000 tanda tangan sampai dengan hari keenam, Selasa (26/4/2016).

bb

Dalam petisi tersebut, CatLover meminta Kapolda, Walikota Surabaya, dan Rektor Ubaya, agar pelaku penendang kucing ini mendapat hukuman setimpal.

Aksi menendang kucing tersebut, terlihat dari video yang berdurasi sangat singkat.
Dalam video itu, Michael yang mengenakan baju putih dan celana pendek hitam terlihat menendang kucing hingga jatuh ke air.

Sedangkan temannya (Billy Halim) yang mengambil video, terdengar meneriakkan kata-kata kasar saat mengabadikan momen tersebut.

“Kami sudah melakukan mediasi dengan pihak CatLovers, hasil mediasi ini yang bersangkutan (Michael dan Billy) menyatakan bersalah dan berjanji tidak mengulangi lagi. Kemudian mereka siap membantu di penampungan kucing selama 1 bulan,” jelasnya ketika dikonfirmasi SURYA.co.id, Selasa (26/4/2016).

Hayuning menjelaskan, Ubaya hanya memfasilitasi pertemuan mediasi antara antar perwakilan komunitas pecinta hewan dengan kedua mahasiswanya. “Kejadian tidak di kampus, jadi kami cuma memfasilitasi,” tuturnya

Mediasi ini diselesaikan dengan beberapa poin surat pernyataan. Diantaranya kesediaan Michael dan Billy untuk mengikuti kegiatan sosial bermanfaat yang berhubungan dengan hewan.

Seperti melakukan kunjungan ke shalter dengan didampingi oleh pecinta hewan.
“Kedua pelaku juga mengakui perbuatannya berdampak buruk bagi lingkungan dan memberikan contoh yang buruk bagi masyarakat secara luas. Dan berjanji akan mengulangi perbuatan saya,” tambahnya.

Selain itu, kedua pelaku juga mengungkapkan permohonan maaf atas perbuatannya kepada masyrakat khusunya para pecinta hewan (dalam hal ini kucing).

Serta mengungkapkan pemahamannya bahwa hewan tidak boleh diperlakukan dengan kasar sehingga menyebabkan cidera, seperti dipukul,ditendang,dicambuk,ditarik,diinjak,dan lainnya.

Michael Geraldo juga sempat menyampaikan permohonan maaf atas aksinya. Meski akunnya sudah tak bisa ditemukan, tangkapan layar permohonan maaf itu masih bisa dilihat di akun @gardasatwaindonesia.

gfg

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help