Surya/

Berita Surabaya

Peluang Usaha Terbuka di Wilayah Akses MERR Menuju Juanda

“Nantinya wilayah-wilayah dilewati kendaraan menuju bandara memiliki peluang bisnis besar untuk usaha kuliner, penginapan, dan transportasi."

Peluang Usaha Terbuka di Wilayah Akses MERR Menuju Juanda
surya/sulvi sofiana
Drs Murgianto MS 

SURYA.co.id | SURABAYA – Dibukanya akses baru menuju Juanda yaitu jalan MERR C akan memberikan peluang usaha terbuka bagi masyarakat lokal dan pendatang.

Pakar ekonomi sosial Drs Murgianto MS menguraikan dari sisi ekonomi ribuan orang akan meuju bandara. Kecenderungan belanja bahkan akan terjadi untuk makan, minum, atau penginapan.

“Nantinya wilayah-wilayah yang akan dilewati kendaraan menuju bandara memiliki peluang bisnis besar untuk usaha kuliner, penginapan, dan transportasi,” ujar dosen Ekonomi Pembangunan Universitas 17 Agustus 1945, Kamis (21/4/2016).

Dikatakannya, usaha kecil dan menengah (UKM) memiliki kesempatan berkembang dengan bekerjasama dengan agen transportasi atau penginapan.

“Kelokalan akan bisa diangkat untuk UKM,” terangnya.

Keterkaitan dengan perkembangan sektor, lanjutnya, dengan berkembangnya sektor jasa hotel dan restoran serta transportasi, pasti akan menggandeng sektor lain. Seperti sektor perikanan, hasil pertanian, dan lainnya.

Selain itu, bagi pendatang yang berminat membuka usaha di wilayah yanga akan dijadikan akses menuju Juanda, seperti di Gunung Anyar. Berinvestasi mulai saat ini akan sangat mengntungkan.

Menurut Murgianto, harga sewa dan jual tanah serta bangunan di wilayah ini akan meningkat hingga ratusan persen.

“Contohnya di daerah tembusan jalan Juanda itu, saat belum dibuka harganya masih Rp 400.000, sekarang sudah jutaan. Pasti daerah itu (Gunung anyar) juga akan terjadi hal sama, akan berkembang hotel dan restoran,” tuturnya.

Pemerintah dan LSM, tambahnya, harusya turut membantu warga lokal untuk meningkatkan kemampuan dan menunjukkan peluang usaha. Sehingga masyarakat lokal tidak perlu tergusur dengan pendatang yang memiliki modal dan membuka usaha di daerah mereka.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help