Surya/

Berita Surabaya

Komunitas CTwoSix, 13 Tahun Coba Eksis Hadirkan Pentas Musik Jazz Gratis

#Surabaya - Perjalanan komunitas CTwoSix sejak 2003 tidak mudah. Mereka mengenalkan jazz ke kalangan orang tak 'berduit'

Komunitas CTwoSix, 13 Tahun Coba Eksis Hadirkan Pentas Musik Jazz Gratis
SURYA.co.id/Achmad Pramudito
Salah satu penampilan komunitas CTwoSix 

SURYA.co.id I SURABAYA - Mempertahankan idealisme memang tidak mudah. Namun, komunitas CTwoSix tetap mencobanya dengan bertahan menghadirkan pentas jazz yang bisa dinikmati semua kalangan, terutama anak muda yang berkantong tipis.

Perjalanan yang dilalui anggota komunitas ini sejak 2003 memang tidaklah mudah. Apalagi jazz dikenal sebagai musik segmented.

Namun, Rudy Purnama, sang pendiri komunitas ini kukuh untuk mengemas acara pertunjukan jazz gratis. Kini Rudy sudah tiada, tapi anggota komunitas ini bertekad untuk melanjutkan ‘amanah’ tersebut.

Tekad menghadirkan pentas musik jazz gratis ini bermula dari pengalaman Rudy Purnama ketika berniat menyaksikan grup band Casiopea di tahun 2002.

"Kami tak bisa nonton karena tiketnya mahal, karena pentas Casiopea waktu itu diadakan di hotel,” begitu kenang Adam Nurawan, penasehat CTwoSix.

Dilandasi keinginan kuat untuk menyaksikan grup musik asal Jepang tersebut, membuat Rudy dan Adam cari peluang. Mereka akhirnya bisa lolos setelah gabung bersama kru kelompok musik yang sedang mempersiapkan peralatan di belakang panggung.

"Kami terpaksa ikut angkut-angkut alat musik supaya bisa ikutan masuk gedung,” papar Adam.

Pengalaman itu pula yang kemudian memicu Rudy membentuk komunitas yang beranggotakan penggemar musik jazz. Komunitas ini kerap mengundang grup-grup band kampus untuk tampil di rumah Rudy di Jl Medokan Ayu IIIC nomo 26 Surabaya.

Alamat rumah ini lah yang kemudian dipakai sebagai nama komunitas CTwoSix. “Kami juga sering menggelar road show kampus dalam kegiatan Jazz Goes to Campus,” papar Insyafie Yuliansyah yang menggantikan Rudy Purnama sebagai coordinator Komunitas CTwoSix.

Kegiatan sambang kampus itu, diakui Insyafie, sebagai upaya untuk merangkul kalangan muda menyenangi jazz.

Halaman
12
Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help