Profil

Novella Aulia Intan: Tak Sabar Menunggu Jalan MERR IIC Alternatif Surabaya-Sidoarjo

"Kalau lewat MERR itu lebih cepat, jalannya juga sepi. Dibandingkan lewat A Yani."

Penulis: Rorry Nurwawati | Editor: Parmin
foto:surya/rorry nurmawati
Novella Aulia Intan 

SURYA.co.id | SURABAYA - Memotong jalan untuk menghindari padatnya kendaraan di jam kerja, Novella Aulia Intan memilih melintas di jalan alternatif penghubung Surabaya - Sidoarjo.

Jalan Middle East Ring Road (MERR) telah menjadi bagian setiap harinya menuju tempat kerjanya di Jalan Basuki Rahmad Surabaya.

Bagi perempuan 23 tahun ini, memilih jalan MERR untuk kesehariannya karena jalanan itu terpantau lebih sepi dibandingakan Jalan A Yani Surabaya.

Arus kepadatan kendaraan yang begitu lengang, membuat Novella lebih cepat sampai di Hotel Pullman tempat kerjanya.

"Kalau lewat MERR itu lebih cepat, jalannya juga sepi. Dibandingkan lewat A Yani," katanya.

Masih kata Novella, kekurangan jalan MERR hanya satu, yakni mulai banyak jalan berlubang dan minimnya penerangan. Sehingga, tidak jarang para pengendara konsentrasi di sana, sering kali mengalami kecelakaan.

"Kalau saya rasa, penerangan itu lebih penting. Meskipun jalan berlubang, tapi kalau penerangannya mendukung, pengendara bisa menghindarinya sehingga tidak akan terjatuh," jelas dia.

Novella berharap pembangunan jalan MERR bisa dilanjutkan dan terselesaikan tepat waktu. Sebab, jalan alternatif penghubung tersebut lebih memudahkannya dalam menghemat waktu.

"Dulu waktu kuliah saya juga sering lewat sini, dan memang enak banget. Lebih cepat dan tidak macet, makanya saya berharap jalannya bisa dilanjutkan lagi sampai Sidoarjo," kata perempuan tinggal di Waru, Sidoarjo.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved