Kecelakaan Maut KA vs Innova

Dokter Hari Baru Menjabat Kepala Irna RSUD Dr Soetomo

Marsiah, pensiunan perawat di Ruang Bayi Rumah Sakit Dr Soetomo menjelaskan minggu lalu, dirinya mendapat kejutan kecil dari dr Hari.

Dokter Hari Baru Menjabat Kepala Irna RSUD Dr Soetomo
surya/irwan syairwan
Proses evakuasi korban kecelakaan maut di perlintasan KA Desa Golang, Taman, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (13/4/2016) malam. 

SURYA.co.id | SURABAYA – Sebelum meninggal, korban kecelakaan lalu lintas, Dr dr Hari Koeshartono SpA(K), baru saja mendapat promosi menjadi Pejabat SMF (Staf Medis Fungsional).

Marsiah, pensiunan perawat di Ruang Bayi Rumah Sakit Dr Soetomo menjelaskan minggu lalu, dirinya mendapat kejutan kecil dari dr Hari yang menjabat Kepala Instalasi Rawat Inap (Irna) Anak.

Kejutan untuk acara perpisahan itu juga ditujukan untuk dua rekan perawat lain yang baru saja pensiun berlangsung meriah dan berkesan.

"Beliau sempat pidato kecil menyemangati kami. Saya sedih sekali beliau sudah pergi. Padahal beliau baru saja dipromosikan," ujarnya.

Dr Agus Hariyanto Kepala Neonatologi RSUD dr Sotomo membenarkan hal ini. Promosi itu sudah direncanakan sejak dr Hari menyelesaikan pendidikan Doktoralnya, Oktober 2015.

Dokter dr Hari Koeswantoro SpA(K) bersama istri, dua anak, dan dua keponakaannya mengalami kecelakaan maut di perlintasan kereta api tidak berpalang pintu, di Tawangsari, Taman, Sidoarjo, Rabu malam (13/4/2016).

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved