Berita Surabaya

Kejaksaan Kembalikan Berkas Kasus Pasar Turi ke Polisi, Kuasa Hukum Pedagang akan Terus Kawal

"Semua sudah diterangkan, apa saja kekurangannya. Kalau nggak salah nggak terlalu banyak kok kekurangannya."

Kejaksaan Kembalikan Berkas Kasus Pasar Turi ke Polisi, Kuasa Hukum Pedagang akan Terus Kawal
surya/m.taufik
LAPOR POLDA - I Wayan Titip Sulaksana dan beberapa tim pengacara mendampingi pedagang Pasar Turi melapor ke Polda Jatim, Rabu (21/1/2015). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Berkas perkara dugaan penipuan dan penggelapan Pasar Turi dikembalikan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim ke penyidik Ditreskrimum Polda Jatim.

Pengembalian berkas dengan tersangka Direktur Utama (Dirut) PT Gala Bumi Perkasa, Henry J Gunawan itu karena dianggap kurang lengkap (P-19).

"Jaksa yang menangani sudah memberi petunjuk agar kekurangan yang ada dilengkapi," ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Jatim, Romi Arizyanto, Sabtu (2/4/2016).

Namun, Romi enggan menjelaskan kekurangan berkas tersebut karena masuk dalam pokok materi.

"Semua sudah diterangkan, apa saja kekurangannya. Kalau nggak salah nggak terlalu banyak kok kekurangannya," paparnya.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol RP Argo Yuwono, menjelaskan penyidik telah melengkapi berkas yang dianggap kurang.

"Penyidik masih pemberkasan atau melengkapi kekurangan sesuai arahan Kejati. Kami berusaha secepatnya berkas dilengkapi dan segera kami kirim kembali ke Kejati. Semoga pekan depan berkas sudah lengkap," tutur Kombes Argo.

Untuk mengawal keseriusan penyidik Polda Jatim dalam menangani kasus ini, kuasa hukum pedagang Pasar Turi, I Wayan Titip Sulaksana, mengutus orang untuk menanyakan kekurangan berkas yang dianggap P 19 oleh Kejati.

"Kebetulan saat pengembalian berkas perkara, saya sedang umrah. Tapi saya mengutus orang untuk datang menemui Pak Erlin penyidik Polda Jatim menanyakan kekurangan berkas. Kalau memang ada yang bisa dibantu apa kekurangannya, kami siap membantu," kata I Wayan Titip.

Menurut Wayan, pengembalian berkas oleh kejati sempat membuat pedagang resah. Untuk memastikan itu, ia mengajak 6 perwakilan pedagang mengecek status pengembalian berkas.

"Apakah P 19 atau P 18. Jawaban yang kami terima adalah P 19. Artinya tidak banyak kekurangan dalam berkas itu," ujar Wayan.

Penyidik Ditreskrimum Polda Jatim menetapkan Henry sebagai tersangka sejak 9 Februari 2016.

Perkara ini awalnya dilaporkan perwakilan Pedagang Pasar Turi pada Jarnuari 2015.

Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved