Berita Surabaya

PGN Tambah 11.000 Jaringan Gas Rumah Tangga Nasional

#Surabaya - Perusahaan Gas Negara (PGN) terus menggenjot pembangunan infrastruktur pipa gas untuk memperluas pemanfaatan produksi gas bumi nasional.

PGN Tambah 11.000 Jaringan Gas Rumah Tangga Nasional
antara
Seorang petugas berada di antara instalasi pipa gas di Stasiun Offtake Perusahaan Gas Negara (PGN) Kalisogo, Porong, Sidoarjo, Jumat (4/4/2014). 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Perusahaan Gas Negara (PGN) terus menggenjot pembangunan infrastruktur pipa gas untuk memperluas pemanfaatan produksi gas bumi nasional.

Direktur Utama PGN, Hendi Prio Santoso, mengungkapkan, infrastruktur gas bumi yang dibangun sepanjang tahun merupakan perluasan jaringan gas bumi di DKI Jakarta, Surabaya, Pasuruan, Sidoarjo, Bekasi, Cirebon, Semarang, Medan, Batam dan daerah lainnya.

Panjang perluasan mencapai lebih dari 500 kilometer.

“Pipa gas tersebut memang sengaja dibangun untuk mendukung penyaluran gas bumi ke rumah tangga. PGN memiliki program Sayang Ibu, program yang bertujuan memperbanyak rumah menggunakan energi baik gas bumi,” kata Hendi Prio Santoso, Senin (14/3/2016).

Mulai tahun 2016 hingga tahun 2019 mendatang, PGN juga menargetkan bisa terus menambah sambungan gas ke rumah tangga.

Harapannya, di tahun 2019 nanti, sudah ada tambahan 110.000 sambungan gas rumah tangga.

Dijelaskan dia, dalam setahun terakhir perusahaan berlabel BUMN (Badan Usaha Milik Negara) tersebut telah membangun pipa gas sepanjang 825 kilometer.

Pipa gas yang dibangun ada yang pipa transmisi open access dan pipa distribusi gas bumi. Pada akhir 2014 total panjang pipa gas bumi PGN mencapai 6.161 km.

“Hingga saat ini pipa PGN bertambah menjadi 6.986 km. Pipa gas bumi PGN ini merepresentasikan 76 persen pipa gas bumi nasional. Ini merupakan wujud komitmen PGN untuk memperluas pemanfaatan produksi gas bumi nasional,” sambungnya.

Selain itu PGN juga menyelesaikan pembangunan pipa transmisi gas bumi open access Kalimantan - Jawa (Kalija) I yang panjangnya lebih dari 200 km.

Pipa gas Kalija I ini menghubungkan sumber gas Lapangan Kepodang di Laut Utara Jawa Tengah ke pembangkit listrik PLN Tambak Lorok.

"Dan mulai tahun 2016 hingga 2019, PGN juga akan menambah jaringan pipa gas baik transmisi maupun distribusinya sepanjang lebih dari 1.650 kilometer. Dan PGN juga merencanakan pembangunan infrastruktur gas untuk peningkatan pemanfaatan gas domestik. Penambahan panjang pipa gas yang akan dibangun oleh PGN mulai tahun ini sampai 2019 lebih dari 1.680 kilometer,” paparnya.

Infrastruktur pipa gas bumi yang dibangun sepanjang lebih dari 1.680 km tersebut di antaranya adalah proyek pipa transmisi open access Duri-Dumai-Medan, pipa transmisi open access Muara Bekasi-Semarang, pipa Distribusi Batam (Nagoya) WNTS-Pemping dan pipa distribusi gas bumi di wilayah eksisting dan daerah baru lainnya.

Dengan tambahan pipa gas sepanjang lebih dari 1.680 km tersebut, akan membuat jumlah pipa gas bumi PGN yang saat ini sebanyak 6.986 km, pada 2019 nanti menjadi lebih dari  8.660 km.

Jumlah ini akan meningkatkan kemampuan penyaluran gas PGN mencapai 1.902 MMscfd.

Penulis: M Taufik
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved