Berita Surabaya

Kecapekan, Henry Gunawan Minta Penyidikan Dihentikan, Pemeriksaan Dilanjutkan Pekan Depan

Kuasa hukum Henry, Trimoeldja D Soerjadi SH, menjelaskan kliennya diperiksa mulai sekitar pukul 10.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB.

Kecapekan, Henry Gunawan Minta Penyidikan Dihentikan, Pemeriksaan Dilanjutkan Pekan Depan
surya/ahmad zaimul haq
BERI KETERANGAN - Bos PT Gala Bumi Perkasa, investor Pasar Turi Surabaya, Henry J Gunawan (kanan) didampingi pengacara Trimoelya Soerdjadji saat jumpa pers terkait penetapan dirinya sebagai tersangka dugaan penipuan dan penggelapan oleh Polda Jatim, Senin (22/2/2016). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Direktur Utama PT Gala Bumi Perkasa, Henry J Gunawan yang diperiksa sebagai tersangka penyidik Ditreskrimum Polda Jatim terpaksa dihentikan karena kecapekan, Rabu (24/2/2016). Henry diperiksa penyidik atas laporan perwakilan pedagang Pasar Turi Baru.

Kuasa hukum Henry, Trimoeldja D Soerjadi SH, menjelaskan kliennya diperiksa mulai sekitar pukul 10.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB. Ia dicecar sebanyak 60 pertanyaan oleh penyidik.

"Karena kondisi klien saya kecapekan sehingga minta dihentikan," tutur Trimoeldja.

Menurutnya, pemeriksaan terhadap kliennya akan dilanjutkan pekan depan.

"Pertanyaan yang diajukan sebenarnya kurang sedikit. Kalau tidak salah kurang lima pertanyaan lagi. Tapi kondisi Pak Henry sudah kecapekan dan tidak bisa mikir lagi," paparnya.

Dalam kasus yang dilaporkan perwakilan pedagang, kliennya diakui tidak ada penipuan atau penggelapan.

"Setelah saya pelajari, ternyata kita sepaham dan itu tidak ada penipuan dan penggelapan," jelasnya.

Ketika disinggung materi penyidikan, pengacara senior itu tidak mau memberi komentar.
"Kalau soal materi penyidikan tanyakan saja ke penyidik," elaknya.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Drs RP Argo Yuwono, membenarkan penyidikan terhadap Henry J Gunawan.

"Tadi pagi dilakukan pemeriksaan tapi sempat dihentikan dan pemeriksaan akan dilanjutkan lagi pekan depan," tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved