Industri Kreatif

Mudahnya Berjualan di Era Digital, Afif Raup Ratusan Juta dengan Modal Rp 500 ribu

"Awalnya saya jual langsung ke teman-teman di kampus, tapi sejak booming internet saya beralih menjualnya secara online,"

Mudahnya Berjualan di Era Digital, Afif Raup Ratusan Juta dengan Modal Rp 500 ribu
surya.co.id / Rahadian Bagus Priambodo
Mochamad Afif pelaku industri kreatif yang sukses mengembangkan usaha sepatu jas hujan merek Fun Cover secara online. 

SURYA.co.id| SIDOARJO - Kemudahan masyarakat untuk bisa mengakses internet, membuat bisnis online shop di Indoensia kian menjamur. Kini, orang tak perlu membeli atau menyewa ruko untuk mendirikan sebuah usaha jual beli.

Cukup membuat akun di pasar daring (online marketplace), atau di sosial media, sesorang bisa memiliki toko online atau online shop secara gratis. Cukup memajang foto barang dagangan, memberikan deskripsi dan harga barang, jadilah toko online yang bisa diakses para pengguna internet.

Pembayaran atau transaksi pembelian dilakukan dengan sistem transfer. Sedangkan untuk pengiriman barang, tersedia penyedia jasa pengiriman dan logistik. Jadi, dengan toko online semuanya dapat dilakukan di rumah tanpa harus menyewa atau membeli ruko.

Mochamad Afif misalnya, sudah sejak 2008 dia menekuni bisnis online-shop. Produsen jas sepatu merek Fun Cover di Sidoarjo, Jawa Timur ini sukses meraup puluhan juta setiap bulan dari usahanya. Ia juga banyak mendapat banyak penghargaan dibidang kewirausahaan.

Ditemui di tempat usahanya, Afif bercerita ide usahanya muncul dari pengalaman pribadinya ketika ia masih menjadi mahasiswa. Ia kerap kehujanan saat pergi maupun pulang dari kampusnya di STIE Perbanas, Surabaya, 2008 silam.

"Ide usaha ini dari pengalaman saya, dulu waktu masih kuliah sering kehujanan. Meski sudah pakai jas hujan, tapi tetap saja sepatu saya basah. Muncullah ide untuk membuat sepatu jas hujan," terangnya saat ditemui di rumah produksinya, Senin (22/2/2016) sore.

Untuk mewujudkan idenya, ia meminjam uang dari sang kakak sebesar Rp 500.000. Lalu, ia mendapat bantuan tambahan modal sebesar Rp 7 juta saat itu dari progam kreatifitas mahasiswa di kampusnya. Uang modal itu ia pakai untuk membeli bahan produksi pembuatan sepatu jas hujan.

Afif sempat memasarkan usahanya langsung ke konsumen, namun akhirnya ia memilih memasarkan produknya lewat internet karena merasa kurang efektif. Apalagi, saat itu media sosial mulai banyak digunakan.

Halaman
1234
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Rahadian Bagus Priambodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved