Event Surabaya

Jepang Pamerkan Handicraft Cantik di House of Sampoerna sampai 25 Februari

#SURABAYA - Eka memfoto sebagian dari 56 barang yang ditampilkan di ruang berukuran 20x7, yang terbagi dalam 2 lantai ini.

Jepang Pamerkan Handicraft Cantik di House of Sampoerna sampai 25 Februari
monica felicitas
Arena pameran Beautiful Handicrafts of Tohoku, Japan di House of Sampoerna, Surabaya. Pamerang berlangsung sampai 25 Februari 2016. 

Laporan Monica Felicitas

SURYA.co.id | SURABAYA - Eka (20), mahasiswa kesenian perguruan tinggi negeri di Surabaya, terlihat memperhatikan sebuah kerajinan perkakas yang dipamerkan di ruang pameran House of Sampoerna, Surabaya, Senin (15/2/2016) pukul 19.30 WIB.

"Wong Jepang kreatif-kreatif, yo," kata Eka kepada temannya. 

Ia diundang untuk menghadiri pembukaan pameran kerajinan dari Tohuku bertema "Beautiful Handicrafts of Tohoku, Japan, yang dihadiri oleh Konsulat Jenderal Jepang dan beberapa konsulat negara sahabat Indonesia lainnya.

Pada pembukaan ini juga diadakan pemotongan pita sebagai tanda dibukanya pameran.

Pameran ini merupakan kerjasama antara Japan Foundation dan Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya.

Japan Foundation menggelarnya sebagai peringatan gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Tohuku, 5 tahun lalu. Pameran ini juga digelar di berbagai negara. 

Eka memfoto sebagian dari 56 barang yang ditampilkan di ruang berukuran 20x7, yang terbagi dalam 2 lantai ini.

Ada 56 kerajinan seni baru maupun yang sudah berusia puluhan tahun sejak zaman Jepang tempo dulu.

Pameran yang dihadiri sekitar 50 undangan ini menampilkan beberapa kerajinan yang terdiri dari tembikar, anyaman keranjang, karya logam, kerajinan kayu, tekstil, kerajinan bambu, maupun perabotan berpernis.

"Beautiful Handicraft of Tohoku, Japan digelar di dua kota di Indonesia. Kota pertama adalah Surabaya, pameran di sini diselenggarakan pada 16-25 Februari 2016 dan terbuka untuk umum, setiap hari dari pukul 10.00 - 20.00 WIB.

"Pameran ini diselenggarakan dengan harapan dapat menghubungkan apresiasi terhadap sensivitas estetik Jepang dan penguasaan keahlian kerajinan pada masyarakat di seluruh dunia," ujar Ryuichi Matsubara, kurator pameran.

Sebelumnya, pameran ini diselenggarakan di Filipina, Thailand, dan Korea Utara.

Terselenggaranya pameran ini diharapkan akan menginspirasi masyarakat untuk terus menghargai dan melestarikan kerajinan tradisional.

Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help