Citizen Reporter

Begini Sensasi Membatik di Kota Batik Pekalongan

sumpah, tubuh terasa bergetar saat ajar membatik di Museum Batik Pekalongan ini...

Begini Sensasi Membatik di Kota Batik Pekalongan
eko prasetyo/citizen
Mebalajr membatik di Museum Batik Pekalongan 

Reportase : Eko Prasetyo
Mahasiswa Pascasarjana Universitas Dr Soetomo Surabaya
facebook.com/eko prasetyo

PEKALONGAN dikenal sebagai salah satu jejaring kota kreatif dunia di bidang kerajinan dan seni rakyat. Hal itu tak lepas dari industri batik yang melambungkan Pekalongan di level nasional maupun internasional. Pekalongan pun memperoleh sertifikat pengakuan dari UNESCO atas batik Indonesia.

Torehan tersebut salah satunya diraih berkat peran penting Museum Batik Pekalongan. Museum ini terletak di pusat Kota Pekalongan, tepatnya Jalan Jatayu Nomor 1. Diresmikan 12 Juli 2006 oleh Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, museum ini buka setiap hari, termasuk hari Minggu dan hari besar, mulai pukul 08.00–15.00 WIB.

Sebagai salah satu wahana edukasi bagi masyarakat dan pelajar, museum ini tergolong lengkap, dengan tiga ruang pamer, ruang audio visual, perpustakaan, ruang data, ruang konservasi, aula, hingga akses internet gratis (wi-fi).

UNESCO memberikan penghargaan best practice untuk Museum Batik Pekalongan sebagai institusi pelestari budaya batik melalui berbagai program pelatihan batik, khususnya bagi kalangan pelajar.

Dengan tiket Rp 5.000 untuk dewasa dan Rp 1.000 untuk pelajar, pengunjung dapat menyaksikan koleksi kain batik tradisi dan kain batik kontemporer dari berbagai daerah di Indonesia.

Yang istimewa, museum ini mempunyai fasilitas ruang pelatihan batik sehingga pengunjung bisa merasakan sensasi membuat batik yang hasilnya dapat dibawa pulang sebagai buah tangan. Saat membatik, pengunjung akan didampingi dan dibimbing petugas yang berpengalaman membatik.

Museum Batik Pekalongan menempati salah satu bangunan cagar budaya peninggalan Belanda di kawasan Jatayu. Keindahan arsitektur bangunan berpadu dengan taman asri dan bersih yang menciptakan suasana nyaman untuk rekreasi edukasi. Sebagai institusi pelestari batik, museum ini menjadi tempat konservasi koleksi kain batik dan pusat riset batik.

Tak hanya sensasi membatik, pengunjung juga dapat merasakan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Sebab, batik sebagai warisan budaya Nusantara telah dikenal dunia, bahkan ada peringatan Hari Batik. Bila berkunjung ke Pekalongan, tak ada salahnya menyempatkan diri mampir ke Museum Batik yang memamerkan batik Nusantara ini.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved