Citizen Reporter

Awas Kepincut Legitnya Pisang Keriting Pak Mega

paduan tepung panir dan keju membuat penampilan pisang goreng ini keriting... siraman cokelat menjadikan siapa saja bakal kepincut...

Awas Kepincut Legitnya Pisang Keriting Pak Mega
www
ilustrasi 

 

Reportase : Siti Nur Zumrotun Niswah
Mahasiswi Jurusan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Malang
zumrotun.niswah@yahoo.co.id

 

PISANG, salah satu bahan makanan yang bisa diolah menjadi beragam jenis kudapan. Karena manfaat pisang yang begitu banyak, serta rasanya yang legit, pisang sering dijadikan sebagai bahan utama pembuatan camilan. Bahkan pisang juga dapat digunakan sebagai  alternatif berwirausaha yang menggiurkan.

Seperti yang dilakukan Pak Mega, penggagas sekaligus pemilik kedai pisang keriting di Sumbersari gang 5, Malang. Hampir tujuh tahun Pak Mega menekuni bisnis ini. Ide usaha bermula semasih menjadi mahasiswa di perguruan tinggi di Malang dengan mengajukan proposal Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PMK-K) sebagai syarat mendapatkan beasiswa. PKM-K akhirnya lolos, didanai, dan usahanya diteruskan hingga saat ini.

Dengan modal awal sekitar satu setengah juta rupiah di tahun 2009, ahasil, saat kini Pak Mega mampu mengantongi omzet sekitar 300-400 ribu rupiah per hari.

Nama pisang keriting sendiri dipilih dengan harapan agar mudah diingat orang. Alasan lain karena adanya keju yang diparut halus di atas pisang, sehingga pisang akan nampak seperti keriting.

Bahan baku pembuatan pisang keriting ini bukanlah sembarang pisang. Pisang yang digunakan harus jenis pisang kepok karena pisang jenis lain akan lembek saat digoreng. Mengenai proses pembuatannya, pisang kepok yang telah diiris tipis dimasukkan ke tepung terigu cair  kemudian digulingkan ke tepung panir. Terakhir pisang digoreng dengan api sedang hingga berwarna kuning keemasan.

Rupanya usaha pisang keriting ini lumayan menjanjikan. Dalam sehari, 60-70 porsi pisang keriting ludes terjual dengan harga per porsinya sangat terjangkau, lima ribu rupiah saja. Toping atau taburan di atas pisang pun bisa dipilih sesuai selera. Ada rasa vanila, stroberi, blueberi, cokelat, dan keju. Kedai pisang keriting ini buka setiap hari mulai pukul tiga sore hingga sembilan malam.

Selain menjual pisang keriting, kedai ini juga menjual ayam berandal. Berandal itu sendiri merupakan kepanjangan dari berani dan tawakal. Maksudnya, ketika seseorang memulai bisnis, dia harus berani. Setelah bisnisnya buka, dia harus bertawakal terhadap apa yang dilakukan. Benar-benar singkatan makanan yang memotivasi penjual serta pembelinya.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help