Press Release

Bank OCBC NISP Dorong Pertumbuhan Aset Rp 120,5 Triliun Hingga 2015

Bank OCBC NISP - Kenaikan kredit ini mendorong pertumbuhan asset 17 persen menjadi Rp 120,5 triliun per 31 Desember 2015.

Bank OCBC NISP Dorong Pertumbuhan Aset Rp 120,5 Triliun Hingga 2015
M Taufik
Direktur Bank OCBC NISP - Rama P Kusumaputra (kanan) menerima penghargaan IICD Award pada Senin (16/11) malam 

SURYA.co.id | SURABAYA – Bank OCBC NISP Tbk meningkatkan kinerja keuangan selama tahun 2015 dengan membukukan kenaikan kredit 26% menjadi Rp 85,9 triliun.

Kenaikan kredit ini mendorong pertumbuhan asset 17 persen menjadi Rp 120,5 triliun per 31 Desember 2015.

Bank OCBC NISP mencatat, komposisi kredit yang disalurkan untuk modal kerja mencapai 43 persen, investasi 43 persen, dan konsumer 14 persen.

Pertumbuhan ini diimbangi dengan terjaganya kualitas aset (rasio NPL) pada level 0,8 persen (net) dan 1,3 persen (gross) pada akhir Desember 2015.

Dalam kondisi ekonomi yang penuh tantangan di tahun 2015, dana pihak ketiga mengalami kenaikan 20 persen menjadi Rp 87,3 triliun pada akhir tahun 2015.

Sedangkan pendapatan bunga bersih meningkat 18 persen menjadi sebesar Rp 4,4 triliun dan mendorong laba bersih perseroan meningkat 13 persen mencapai Rp 1,5 triliun pada tahun 2015.

Kinerja perusahaan ini mencerminkan Return on Assets (ROA) & Return on Equity (ROE) pada tahun 2015 masing-masing sebesar 1,7 persen dan 9,6 persen.

Sedangkan tingkat kecukupan permodalan perusahaan CAR (capital adequacy ratio) sebesar 17,3 persen.

Presiden Direktur and CEO Bank OCBC NISP, Parwati Surjaudaja melalui press release-nya mengatakan, pertumbuhan kinerja pada tahun 2015 ini mencerminkan bisnis Bank OCBC NISP tetap tumbuh dengan solid ditengah kondisi global dan domestik yang penuh tantangan.

“Pertumbuhan kinerja yang berkesinambungan dan berkualitas ini adalah hasil dari perbaikan proses dan koordinasi kerja yang menyeluruh serta perbaikan infrastruktur. Kami optimistis dan siap menghadapi persaingan serta tantangan kondisi perekonomian di tahun 2016,” kata Parwati.

Penulis: M Taufik
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved