Properti

Benarkah Pemasaran Properti secara Online Lebih Ampuh? Simak Uraian Berikut Ini

@portalSURYA - "Cara-cara konvensional akan tergerus sistem pemasaran online," kata Ervan Adi Nugroho, Presiden Direktur Paramount Land.

Benarkah Pemasaran Properti secara Online Lebih Ampuh? Simak Uraian Berikut Ini
surya/sugiharto
PEMASARAN CARA KONVENSIONAL - Head Business Development Affluenz Intenational Pte Ltd, Ivan Ng (kanan) menjelaskan proyek The Seasons yang sedang digarap di Melbourne, Australia saat pameran di Galaxy Mall Surabaya, Jumat (6/11/2015). 

SURYA.co.id | SURABAYA – Dunia digital benar-benar telah menguasai pasar di Indonesia. Berbagai kebutuhan telah dipasarkan via internet.

Termasuk penjualan properti, yang belakangan juga lebih ampuh melalui pemasaran secara online.

Ervan Adi Nugroho, Presiden Direktur Paramount Land, menyebut bahwa pemasaran secara online lebih efisien dan memudahkan konsumen karena jangkauan viral menjadi lebih dekat ke target market secara langsung.

“Berdasarkan hasil survei calon pembeli properti, urutan pertama pertimbangan konsumen properti untuk mencari apa yang diinginkan adalah melalui situs properti. Dengan kata lain, cara-cara konvensional akan tergerus dengan sistem pemasaran online,” kata Ervan, 28 Januari 2016.

Ervan menambahkan, perkembangan bisnis e-commerce di Indonesia melesat dalam lima tahun terakhir.

Dari tahun 2013 nilai pasar E-commerce Indonesia mencapai Rp 94,5 triliun, di tahun 2016 ini diprediksi naik tiga kali lipat menjadi Rp 295 triliun.

Potensi ini dibarengi dengan jumlah pengguna internet yang mencapai 82 Juta orang atau sekitar 30 persen dari total penduduk di Indonesia.

Artinya, potensi pemasaran secara online sangat besar. Termasuk di sektor properti. Karena itulah, perusahaan ini berusaha mengambil peluang dengan mempersiapkan sebuah platform pemasaran properti secara digital untuk menjawab kebutuhan, kemudahan dalam memasarkan dan membeli produk-produk properti dan aksesorisnya. SuperPro.id.

“Sesuai dengan tagline SuperPro.id yaitu One-Stop Mall, kami ingin mendekatkan para pemilik rumah, para developer dengan para pembeli, agar setiap pihak mendapat kemudahan, kenyamanan dan kepuasan dalam membeli, menjual, dan melakukan transaksi,” sambung Andreas Nawawi, Managing Director Paramount Land.

Penulis: M Taufik
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved