Properti

Cat Ramah Lingkungan Kurang Diminati, Ini Indikatornya

Cat jenis itu yang diproduksi Propan adalah Propan Waterbaser, cat berbahan utama air yang disebutnya lebih ramah lingkungan serta melindungi pekerja.

Cat Ramah Lingkungan Kurang Diminati, Ini Indikatornya
SURYA.co.id/M Taufik
Yuwono Imanto, Marketing Director PT Propan Raya memberi penjelasan kepada seorang peserta di sela acara Knoladge Sharing dan Gathering Dinner bersama para arsitek di Surabaya, Selasa (1/12). 

SURYA.co.id | SURABAYA – Cat ramah lingkungan ternyata masih kurang dimintai konsumen dalam negeri. Indikatornya, penjualan cat jenis ini hanya sekitar 15-20 persen dari total penjualan cat sepanjang tahun 2015, termasuk di Jawa Timur.

Agus Dwi Purnama, East Asia Product and Sales Manager Senior Manager II PT Propan Raya ICC menyampaikan, di Indonesia baru perusahaan-perusahaan atau proyek properti yang terkena regulasi ketat terkait lingkungan yang menggunakan cat jenis ini.

“Berbeda jauh dengan kondisi di negara-negara maju yang peraturannya sudah ketat dan merata hampir di semua sektor, untuk lebih peduli terhadap isu lingkungan. Di Indonesia penggunaan cat ramah lingkungan baru sekitar 15 sampai 20 persen,” kata Agus Dwi Purnama, Selasa (26/1/2016).

Sebagai salah satu produsen cat terbesar di Indonesia, Agus menyebut bahwa Propan sudah gencar menggelar promo penggunaan cat ramah lingkungan.

Cat jenis itu yang diproduksi Propan adalah Propan Waterbaser, cat berbahan utama air yang disebutnya lebih ramah lingkungan serta melindungi pekerja dan penggunanya.

“Dengan berbagai promo serta semakin meningkatnya kesadaran masyarakat, kami berharap di tahun 2016 ini penggunaan cat jenis itu bisa meningkat hingga 50 persen,” sambung Agus.

Penulis: M Taufik
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved