Berita Properti

Ini Prediksi Pertumbuhan Bisnis Properti Jawa Timur di Tahun 2016

#BISNIS #SURABAYA Industri properti selama lima tahun terakhir, lalu bagaimana prospek di tahun ini? Apakah masih kelam? Ini sejumlah prediksinya

Ini Prediksi Pertumbuhan Bisnis Properti Jawa Timur di Tahun 2016
SURYA.co.id/Sugiharto
Staf Pemasaran Fortune Business & Industrial Park menjelaskan spesifikasi dan kelebihan gudang yang ditawarkan, Rabu (20/1/2016). 

SURYA.co.id I SURABAYA - Lima tahun terakhir industry property terus berkembang, dan pertumbuhannya mencapai kisaran 120 persen. Diprediksi, tahun 2016 ini property memasuki periode booming hingga puncaknya pada tahun 2020 mendatang.

Demikian disampaikan Jazid, Internal Audit PT Fortune Mate Indonesia Tbk. Menurutnya, periode booming itu berlangsung sekitar lima tahun. Dengan catatan, stabilitas politik terjaga dan pertumbuhan kesejahteraan masyarakat juga bagus.

“Dua hal itu yang memicu pertumbuhan industri properti. Dan Jawa Timur sepertinya bakal lebih pesat pertumbuhannya lantaran pertumbuhan ekonominya juga selalu lebih tinggi dibanding rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.

Untuk menangkap peluang itu, pengembang property PT Fortune Mate Indonesia memilih focus bermain di sektor pergudangan. Tak tanggung-tanggung, perusahaan ini telah membenamkan investasi sekitar Rp 170 miliar (tidak termasuk lahan) untuk membangun area pergudangan di Tambak Sawah, Sidoarjo.

Kawasan yang diberi nama Fortune Busines and Industrial Park itu terdiri dari empat blok area pergudangan. Yang setiap unit gudangnya juga dilengkapi dengan area perkantoran yang representative. "Bukan sekedar kantor gudang, tapi sangat layak untuk perkantoran perusahaan," lanjutnya.

Di bagian depan kompleks, juga dibangun ruko khusus perkantoran. Totalnya, ada 92 unit gudang yang terintegrasi dengan kantor, serta 61 unit ruko untuk perkantoran. Pergudangan blok A sudah berdiri dan siap dipasarkan. Tahun 2016 ini ditargetkan 16 unit gudang di Blok A tersebut ludes terjual.

“Bersamaan dengan mulai pemasaran Blok A, kami sedang membangun blok B. Dan itu akan terus berlanjut dengan jadwal semua tuntas terbangun pada 2018 dan habis terjual di akhir tahun 2019 mendatang,” sambung Jazid.

Selain menyasar segmen industri, peluang besar investasi pergudangan adalah kondisi perdagangan via internet atau e-commers yang terus tumbuh di Indonesia. Meski sektor tersebut pemasarannya secara online, tetap saja mereka butuh gudang untuk penyimpanan barang.

Apalagi, memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Banyak perusahaan asing mulai masuk, termasuk sektor e-commers. Mereka juga butuh gudang untuk bermain di Indonesia, khususnya di Jawa Timur.

"Karena itu, kami sangat optimistis dengan investasi di sektor pergudangan," tandas Agustinus Agus Sunarto, Corporate Secretary PT Fortune Mate Indonesia.

Disampaikannya, kinerja perusahaan sepanjang 2015 juga sangat bagus. Ada pertumbuhan sekitar 30 persen dibanding tahun sebelumnya. Ada sejumlah faktor pendorong, diantaranya keberhasilan perusahaan menjual sejumlah lahan sepanjang tahun kemarin.

Faktor lain yang menunjang pertumbuhan perusahaan yang masuk dalam member dari Gozco Group ini adalah proyek perumahan seluas 24 hektar di Benowo. Serta pembangunan pergudangan seluas 10 hektar di Romokalisari.

Penulis: M Taufik
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved