Berita Lamongan

Fit And Propertest KTL Dinilai Cacat Hukum

"Padahal dalam tes DPRD wajib menghadirkan tokoh masyarakat dan cendikiawan. Buktinya dua tes berjalan tidak juga dihadirkan,"tegas Muti'ul Mubin, pes

Fit And Propertest KTL Dinilai Cacat Hukum
Surya/Hanif Manshuri
Suasana hearing sejumlah pengusaha toko modern dengan komisi A DPRD Lamongan, Rabu (11/3). 

SURYA.co.id | LAMONGAN - Fit and propertest calon anggota Komisi Transparansi Lamongan (KTL) oleh Komisi A DPRD dinilai cacat hukum.

Pasalnya, dalam fit and propertest itu Komisi A tidak melibatkan cendikiawan, toko masyarakat.

"Padahal dalam tes DPRD wajib menghadirkan tokoh masyarakat dan cendikiawan. Buktinya dua tes berjalan tidak juga dihadirkan,"tegas Muti'ul Mubin, peserta tes KTL.

Setidaknya Perda nomor 10 Tahun 2008 pasal 32 ayat 2, dalam uji kepatutan dan kelayakan ini DPRD wajib mengikutsertakan tokoh masyarakat dan cendikiawan.

Melihat keganjilan itu, Mubin lebih memilih mengundurkan diri. Namun saat Mubin minta berkasnya dikembalikan, ditolak oleh panitia.

Muti'ul Mubin bertekad akan membawa masalah ini ke jalur hukum, jika prosesnya tetap dilanjutkan oleh DPRD.

Ia juga bertekad akan menghentikan rekrutmen KTL karena cacat hukum.

"Komisi A jelas melanggar hukum,"tandasnya.

DPR juga dinilai syarat dengan kepentingan kelompok. Apa yang dilakukan Komisi A itu sudah keluar dari lahirnya Perda.

Sementara itu, Anshori, Wakil Ketua Komisi A mengatakan, bahwa apa yang dilakukan Komisi A sudah sesuai dengan mekanisme yang ada di Perda.

Terkait Pasal 32 poin penjelasan itu memang ada beda penafsiran antara peserta salah satu peserta dengan Komisi A.

"Dan itu ada dalam penjelasan,"katanya.

Jadi dihadirkan atau tidak tidak ada persoalan. Diinformasikan akan adanya upaya hukum oleh peserta, ia tidak mempermasalahkan.
Sedangkan adanya peserta yang sudah dua kali pernah menjabat, Anshori itu menjadi hak mereka. Tapi ada aturannya.

"Daftar boleh saja, tapi persolan diterima atau tidak sudah ada aturannya,"kata Anshori.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved