Berita Properti

Warga Surabaya Suka Beli Properti Paling Mewah di Australia

Masyarakat Surabaya kini gemar berinvestas properti ke luar negeri. Mereka berusaha menanamkan investasinya dengan membeli properti mewah

Warga Surabaya Suka Beli Properti Paling Mewah di Australia
antara
Ilustrasi pameran properti 

SURYA.co.id I SURABAYA - Minat masyarakat Surabaya berinvestasi bidang properti di luar negeri terus meningkat. Dan para investor Surabaya ternyata lebih memilih properti mewah untuk menanamkan investasinya di luar negeri.

Crown Group, salah satu pengembang properti terbesar di Australia mencatat, tiga tahun terahir ini investor dari Indonesia, khususnya Surabaya dan beberapa daerah lain di Jawa Timur, kebanyakan memilih properti yang nilainya sekitar Rp 10 miliar.

“Dari lima proyek yang tiga tahun belakangan ini kami pasarkan, harga per unitnya antara Rp 6 miliar hingga Rp 10 miliar. Dan pembeli dari Indonesia, khususnya Surabaya, cenderung memilih yang paling mewah,” ungkap Roy Marcellus, Crown Group Director of Sales and Marketing saat di Surabaya, Senin (21/12/2015).

Padahal, warga lokal atau pembeli dari Australia sendiri, selama ini lebih memilih yang kelas paling murah hingga kelas menengah.

Dengan alasan itulah, Crown menyebut bahwa peluang pasar di Indonesia sangat besar, dan potensi itu akan terus berkembang di tahun-tahun berikutnya.

“Di Australia, investasi di bidang properti juga sangat bagus prospeknya. Pemerintah di sana benar-benar melindunginya. Bahkan, ada peraturan yang selama ini sangat menguntungkan, yakni pembayaran hanya 10 persen harga unit. Kemudian, 90 persen sisanya baru mulai diangsur setelah hunian jadi dan diserahterimakan,” lanjutnya.

Pertumbuhan bisnis properti di Australia juga terus berkembang. Jika tahun 2014 pertumbuhan obyek properti di Sidney mencapai 12 persen, di tahun 2015 ini kembali tumbuh hingga 14 persen.

Dan peluang-peluang itu, selama ini sudah beredar dari mulut ke mulut, sehingga banyak masyarakat Indonesia yang meminatinya.

Selama 2015, Crown berhasil membukukan transaksi penjualan sebesar Rp. 500 miliar. Pencapaian tersebut dihasilkan oleh 2 kota yaitu Jakarta dan Surabaya selama kurun waktu Januari - Desember 2015.

Sementara dalam kurun waktu dua tahun belakangan, telah dibukukan transaksi sebanyak Rp 150 miliar untuk total pemasaran proyek-proyek Crown di Indonesia.

“Untuk semester ketiga dan keempat tahun 2015-2016, kami menargetkan tambahan nilai transaksi penjualan sebesar Rp 400 miliar untuk pasar Indonesia,” sambung Veronica Tanujaya, Sales Director Surabaya Office, sambil menjelaskan bahwa tahun kerja perusahaannya terhitung Juli hingga Juni.

Dengan capaian sekitar Rp 400 miliar di lima bulan pertama tahun kinerja 2015-2016, target Rp 1 triliun untuk penjualan di Indoensia sepanjang tahun ini diyakini bakal tercapai. “Apalagi, kami akan menghadirkan dua proyek baru senilai hampir Rp 10 triliun yang mulai dipasarkan secara global pada tahun 2016,” tandasnya

Penulis: M Taufik
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help