Berita Properti

Belum Diresmikan, Kondotel Holland Park Batu Sudah Laku 75 Persen

Proyek pembangunan kondominium hotel (Kondotel) Holland Park di kawasan wisata Kota Batu sudah mencapai kisaran 65 persen.

Belum Diresmikan, Kondotel Holland Park Batu Sudah Laku 75 Persen
antara/andika wahyu
Ilustrasi pembangunan 

SURYA.co.id I SURABAYA - Proyek pembangunan kondominium hotel (Kondotel) Holland Park di kawasan wisata Kota Batu sudah mencapai kisaran 65 persen.

Seiring pengerjaan proyek dengan nilai investasi sekitar Rp 300 miliar ini, unit yang dipasarkan juga sudah terjual sekitar 75 persen.

Kondotel bintang lima pertama di Batu yang dibangun pengembang PT Sunrise International Persada (SIP) tersebut diharapkan sudah mulai beroperasi akhir tahun depan. Berdiri di atas lahan sekitar 2 hektar, kapasitas kondotel beratmosfer Belanda ini mencapai 260 unit.

CEO Sunrise International Persada, Aditya Kristanto, mengatakan bahwa sasaran utama kondotel ini adalah wisatawan Kota Batu yang jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Ada sekitar lima juta pengunjung wisata di Batu tahun lalu. Hotel di sana memang sudah banyak, tapi untuk bintang lima yang berstandar internasional belum ada. Kami yakin, pasti ada permintaan untuk hotel seperti itu di kawasan wisata ini,” kata Aditya, Senin (21/12/2015).

Apalagi, sambungnya, lokasi kondotel Holland Park tak jauh dari obyek wisata utama Kota Batu, yakni Jatim Park dan Batu Night Spectacular. “Kami sangat optimistis dengan Kondotel ini,” sambungnya.

Pihaknya menargetkan, okupansi kondotel yang ditawarkan dengan harga sekitar Rp 1 miliar per unit ini bisa mencapai 80 persen hingga 90 persen, seiring pertumbuhan kunjungan wisata ke Kota Batu.

Nantinya, pengelolaan Holland Park tersebut akan diserahkan kepada Golden Tulip, merek bintang lima yang berada dalam naungan manajemen perhotelan internasional Louvre Hotels Group.

Holland Park sendiri menyediakan beragam fasilitas, seperti courtyard, ballroom dengan daya tampung hingga 1.200 orang, meeting room, gym dan spa, wine room plus wedding chapel.

PT SIP merupakan perusahaan kongsi antara Sonny Njonoriswondo, pemegang hak franchise Holland Bakery se-Jatim dan Bali bersama pemilik ritel kacamata Optik International, Linggaryanto Budi Oetomo.

Sebagaimana diketahui, kondotel berbeda dari hotel dari segi kepemilikan. Hotel hanya dimiliki satu perusahaan atau perseorangan saja, sementara kondotel, kamar-kamarnya dijual ke publik, sehingga pembagian keuntungannya pun dibagi antara pemilik dan pengelola.

Penulis: M Taufik
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved