Berita Surabaya

Carmelita Pimpin INSA Hingga 2019

“Ini merupakan tanggung jawab besar. Karena tantangan dunia pelayaran ke depan juga semakin besar,” ujar Carmelita.

Carmelita Pimpin INSA Hingga 2019
surya/sri handi lestarie
Penandatanganan kerjasama tiga operator pelayaran dengan Pelindo III, Rabu (27/3/2013).

SURYA.co.id |SURABAYA - Carmelita Hartoto kembali terpilih sebagai ketua umum Indonesian National Shipowners Association (INSA) atau Asosiasi Pengusaha Pelayaran Nasional.

Hasil Rapat Umum Anggota XVI Lanjutan yang digelar di Surabaya, Jumat (11/112), memilih Carmelita untuk memimpin INSA hingga tahun 2019.

Ini merupakan kali kedua bagi Carmelita memimpin INSA. Setelah sebelumnya menjabat Ketua Umum periode 2011-2015, dia kembali dipercaya untuk kembali menjabat dalam periode 2015-2019.

“Ini merupakan tanggung jawab besar. Karena tantangan dunia pelayaran ke depan juga semakin besar,” ujar Carmelita.

Dengan dukungan dari para pengusaha kapal dari pusat hingga ke daerah, dirinya yakin INSA mampu menghadapi tantangan di era MEA (masyarakat ekonomi Asean).

Sebab, Indonesia memiliki potensi maritim yang sangat besar dan menarik bagi pihak asing.

Menurutnya, kedudukan INSA di masa mendatang sangat strategis. Kembali terlipih memimpin INSA, dirinya mengaku bertekad membawa organisasi ini menjadi garda terdepan dalam mengawal pelaksanaan asas cabotage dan beyond cabotage secara kritis dan konsisten.

Selain itu, juga berupaya untuk mendorong pemerintah dan jajarannya agar memperbesar porsi angkutan kapal berbendera Merah Putih di sektor muatan ekspor dan impor.

INSA, imbuhnya, harus berada di garda terdepan dalam mendorong lahirnya kebijakan-kebijakan yang pro kepada pemberdayaan industri pelayaran nasional, baik dari sisi kebijakan fiskal maupun perbankan.

"Kita melihat keinginan Presiden Joko Widodo untuk memajukan dunia maritime nasional. Menteri Perhubungan juga kita lihat memiliki keinginan kuat untuk menjadikan dunia pelayaran dapat bersaing dengan Negara di kawasan. Karenanya, INSA akan menjadi mitra strategis sekaligus kritis terhadap pemerintah," tambahnya.

Rapat umum anggota yang digelar di Surabaya ini merupakan lanjutan dari rapat yang sebelumnya digelar di Jakarta, Agustus lalu.
Karena waktu itu belum menghasilkan Ketua Umum, lantaran belum ada calon yang mencapai 50 persen suara plus satu dari 773 pemegang mandat yang hadir.

Sebabagaimana ketentuan dalam Tata Tertib RUA INSA, karena belum ada Ketua Umum terpilih, pemilihan seharusnya dilanjutkan pada putaran kedua.

Namun karena mayoritas peserta RUA telah pulang, maka pemilihan tidak dapat dilanjutkan. Karena itulah, DPP INSA dan Panitia Penyelenggara mengadakan RUA INSA XVI Lanjutan di Surabaya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: M Taufik
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved