Berita Surabaya

Kapolda Jatim Perintahkan Tindak Tegas Perusuh Pilkada

“Saya sudah menginstruksikan pada anggota agar menindak tegas siapa saja yang merusak lambang Negara atau menduduki KPU atau Panwas. Kami akan sikat h

Kapolda Jatim Perintahkan Tindak Tegas Perusuh Pilkada
surya/mujib anwar
Bentrokan antara polisi dan pendukung Prabowo Subianto di depan kantor KPU Jatim, Selasa (5/8/2014).

SURYA.co.id |SURABAYA - Kapolda Jatim Irjen Pol Anton Setiadji memerintahkan, tindak tegas pada orang yang menduduki KPU atau Panwas, serta yang merusak lambang Negara dalam pesta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Jatim.

“Saya sudah menginstruksikan pada anggota agar menindak tegas siapa saja yang merusak lambang Negara atau menduduki KPU atau Panwas. Kami akan sikat habis,” tandas kapolda, Jumat (11/12).

Lelaki yang menyandang pangkat dua bintang di pundak, mengatakan upaya pendudukan hingga berlaku anarkhis tidak dibenarkan. Karena sudah ada penyaluran hukum pada pasangan calon yang tidak puas dalam kancah pemilukada. “Kalau tidak puas ada penyalurannya. Silakan menempuh jalur hukum. Jika tetap berbuat seperti itu, kami akan melakukan tindakan tegas, karena sudah ada referensinya," ujarnya.

Pascahari kedua pencoblosan Pilkada, Rabu (9/12), Polda Jatim masih menetapkan status siaga I dalam pengamanan Pilkada serentak di Jatim.

Mengingat pengamanan yang dilakukan harus all out karena belum ada keputusan resmi dari KPU pasangan terpilih.

“Memang sebagian pasukan sudah ada yang ditarik. Tapi masih ada sebagian daerah yang pasukannya belum ditarik,” ujar kapolda.

Namun saat ditanya daerah mana pasukan yang belum ditarik, kapolda enggan mengungkapkan secara rinci. “Pokoknya ada,” kilahnya.

Apakah itu daerah Kabupaten Mojokerto?” pancing Surya. Kapolda hanya tersenyum.

“Tanya saja ke teman Anda disana. Apakah disana ada pasukan atau tidak,” tuturnya.

Ketika disinggung, soal daerah rawan dalam Pilkada di 19 Kota/Kabupaten, kapolda mengaku tidak ada satu pun daerah yang diprioritaskan.

“Semuanya sama dan pengamanan juga diberlakukan di KPU, pasangan calon (paslon), dan Panwaslu," kata Anton.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved