Berita Surabaya

Kantor Satpol PP Didemo Aktivis GMNI

"Sebab banyak pengaduan PKL mereka kerap mendapat tindakan represif oleh Satpol PP saat penertiban," kata Charis.

Kantor Satpol PP Didemo Aktivis GMNI
surya/Sri handi Lestari
Kasatpol PP, Irvan Widianto menerima para pendemo dari GMNI 

SURYA.co.id |SURABAYA - Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Kota Surabaya di Jl Jaksa Agung Suprapto, Jumat (11/12) didemo mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

Demo itu digelar sebagai buntut kejadian pada Kamis (10/12) malam.

Dari informasi yang dikumpulkan, kejadian di Kamis malam itu terjadi disela penertiban PKL di kawasan Jl Darmawangsa.

Seorang aktivis GMNI, Universitas Airlangga Surabaya, mengaku menjadi korban pemukulan.

Diduga perbuatan tersebut dilakukan oleh oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya.

Korban mengalami luka memar bagian wajah dan tangan, akibat pemukulan tersebut.

Sedianya, aktivis sekaligus mahasiswa yang diketahui bernama Lukman Dwi Hadi Putra ini tengah merekam proses penertiban PKL di kawasan itu.

Saat kejadian ada beberapa oknum petugas bersikap kasar terhadap PKL. Lukman yang kebetulan berada di sekitar lokasi reflek merekam kejadian tersebut dengan menggunakan ponsel miliknya.

Menurut rekan korban, Charis Subarcha, aktifis sekaligus Mahasiswa Fakultas Hukum Angkatan 2012 ini, alasan melakukan pengambilan gambar di area publik tersebut sebagai dokumentasi.

"Sebab banyak pengaduan PKL mereka kerap mendapat tindakan represif oleh Satpol PP saat penertiban," kata Charis.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved