Berita Surabaya

400.000 Warga Surabaya Belum Rekam e-KTP

Suharto menyebut, selama ini pihaknya sudah melakukan langkah jemput bola ke kampung-kampung untuk meminta warga melakukan perekaman e-KTP.

400.000 Warga Surabaya Belum Rekam e-KTP
surya/ahmad amru muiz
Kadispendukcapil Suharto Wardoyo (kanan) dalam sebuah acara. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk Capil) Kota Surabaya mencatat hingga saat ini, dari 2,1 juta warga yang harus ber e-KTP, masih menyisakan 400.000 penduduk belum perekaman e-KTP.

Hal itu diprediksi karena banyaknya warga kota Surabaya yang berada di luar kota.

"Kami belum bisa menuntaskan seluruh warga kota Surabaya untuk program e-KTP ini. Karena kami mengalami kesulitan untuk mengetahui posisi sekitar 400.000 warga yang belum e-KTP ini," kata Suharto Wardoyo, Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya, Jumat (11/12/2015).

Dia menyebut, selama ini pihaknya sudah melakukan langkah jemput bola ke kampung-kampung untuk meminta warga melakukan perekaman e-KTP.

Setelah menemukam alamat tempat tinggal, tapi ternyata alamat itu bukan ditinggali nama tersebut. Melainkan dikontrakkan atau malah kosong.

Ada dugaan, mereka ada yang bekerja di luar kota Surabaya, luar pulau Jatim, hingga luar negeri.

Meski belum melakukan perekaman, Dispenduk masih tetap memberikan kesempatan bagi mereka untuk tetap melakukan perekaman.

“Kami tetap menunggu. Meski terlambat tidak ada denda atau sanksi bagi mereka,” lanjutnya.

Soal ketersediaan blangko, yang bulan November 2015 lalu sempat mengalami kelangkaan, Suharto menegaskan, pihaknya sudah mendapat kiriman blangko dari pusat sebanyak 14.000 blangko pada awal Desember ini.

Kemudian di minggu kedua sebanyak 18.000 blangko dan sebelum akhir tahun akan menerima kiriman lagi namun jumlahnya belum diumumkan.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved