Berita Gresik

LPEI Kucurkan Pinjaman Modal untuk Anak Usaha PT KML dan PT Inka

Menurut Bambang, tidak hanya punya nilai tambah dan keseimbangan tapi keberlangsungan usaha terus dikembangkan.

LPEI Kucurkan Pinjaman Modal untuk Anak Usaha PT KML dan PT Inka
surya/sugiyono
LPEI – Menkeu RI Bambang Bambang PS Brodjonegoro (Tengah) didampingi Dirut LPEI, Ngalim Sawega (Kanan) dan Dirut PT Inka R Agus H Purnomo (Kiri), saat di PT KML, Gresik, Kamis (10/12/2015). 

SURYA.co.id | GRESIK – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)  memberikan modal kepada anak binaan PT Kelola Mina Laut (KML) untuk mengembangkan produk ekspornya.

“Ini kesempatan kita yang baik, salah satunya perusahaan rekanan di Maluku, binaan PT KML," kata Menteri Keungan (Menkeu) Republik Indonesia Bambang PS Brodjonegoro, Kamis (10/12/2015), saat di pabrik PT Kelola Mina Laut (KML) Gresik, Kamis (10/12/2015).

Menurut Bambang, tidak hanya punya nilai tambah dan keseimbangan tapi keberlangsungan usaha terus dikembangkan dan tidak terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK).

Dengan tambahan pinjaman modal dari LPEI yang besarnya bisa Rp 50 miliar ini untuk mengembangkan usaha padat karya.

“Pabri KML ini melibatkan nelayan 350.000 nelayan dan 16.000 tenaga kerja. Belum lagi usaha menengah dan kecil yang ada di maluku bisa terus berkembang sehingga dapat menyerap tenaga kerja lokal dan dampaknya bisa mengurangi kemiskinan,” katanya.

Pabrik lain yang mendapatkan pinjaman modal yaitu PT Industri Kereta Api (Inka) yang mendapatkan pesanan 150 produk kereta api untuk pemerintah Bangladesh senilai USD 72 juta dolar AS dimulai pada 2016.

“Melalui program national interest account, diharapkan rencana ekspor kereta penumpang produksi PT Inka ke Bangladesh bisa meningkatkan daya saing. Akhirnya bisa meningkatkan perolehan devisa negara dari nonmigas,” katanya.

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help