Berita Sidoarjo

Pembunuhan Siswi SMP Candi Terekam Kamera Ponsel

Polisi masih memeriksa empat saksi terkait kasus pembunuhan Rahayu Dian Pertiwi (RDP) (15), siswi SMP PGRI 10, Candi, Sidoarjo.

Pembunuhan Siswi SMP Candi Terekam Kamera Ponsel
NET
Ilustrasi korban tewas akibat bom. 

SURYA.co.id I SIDOARJO – Polisi masih memeriksa empat saksi terkait kasus pembunuhan RDP(15), siswi SMP PGRI 10, Candi, Sidoarjo. Para saksi merupakan teman sekelas Dian, yang berinisial I, C, W, dan B.

Kasat Reskrim Polres Sidoarjo AKP Ayub Diponegoro Azhar mengatakan bahwa pemeriksaan keempat saksi ini, menghasilkan barang bukti baru.

Ia memaparkan barang bukti itu adalah rekaman proses pembunuhan Dian.

"Rekamannya kecil karena di ambil dari jarak sekitar 100 meter. Tapi dari rekaman itu pula kami mengetahui kronologisnya," kata Ayub pada wartawan, Rabu (25/11/2015).

Dari rekaman itupula diketahui bahwa tempat korban dan pelaku tak langsung berada di pemakaman.

Mereka ada di sebuah tempat yang tertutup rerimbunan pohon lebih dulu, kemudian pindah ke makam setelah seorang saksi berteriak 'Hey'. Setelah berteriak, para saksi yang kaget dan ketakutan itu memilih bersembunyi.

"Kemudian HW menyeret korban sampai ke pemakaman. Kemungkinan besar korban dihabisi di sana," ujar Ayub.

Sementara, HW diketahui memiliki kecenderungan tempramental. Namun, saat awak media ingin memjntai keterangan Kepala Sekolah SMP PGRI 10, Drs Tatik, yang bersangkutan menolak bicara.

Sekadar diketahui, HW ditangkap polisi pada Rabu dini hari. Dia ditangkap lantaran membunuh teman satu kelasnya, lalu membuang jasad gadis remaja ini di areal pemakaman desa Sugih Waras, Candi.

Dalam pemeriksaan, HW memaparkan si Jubah Hitam ini menyuruh membunuh. Setelah itu HW mendorong RDP sampai terjatuh, lalu menindih siswi kelas VII ini sambil kedua tangannya mencekik.

Tak cukup sampai di situ, HW juga diduga memerkosa RDP. Ini karena polisi menemukan ceceran sperma di kemaluan korban. Temuan itu diketahui setelah jasad Dian diotopsi di RS Bhayangkara Pusdik Gasum, Porong.

Penulis: Irwan Syairwan
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved