Berita Sidoarjo

Meski Ditolak Warga, Pembangunan Pasar Modern Sarirogo Jalan Terus

Ketua DPRD Sidoarjo, Sulamul Hadi Nurmawan, mengatakan informasi lengkap belum sampai secara menyeluruh kepada warga.

Meski Ditolak Warga, Pembangunan Pasar Modern Sarirogo Jalan Terus
surya/irwan syairwan
Suasana hearing terkait pembangunan Pasar Sarirogo, Rabu (25/11/2015). 

SURYA.CO.ID | SIDOARJO - Meski ada penolakan beberapa warga, pembangunan Pasar Modern Sarirogo (PMS) tetap akan berlanjut. Hal ini merupakan keputusan final saat hearing warga yang kontra dengan anggota DPRD Sidoarjo, Rabu (25/11/2015).

Dalam hearing diketahui, penolakan warga tehadap PMS ini ditengarai karena informasi yang belum tersampaikan secara jelas. Warga yang menolak tersebut juga menuntut transparasi bagi hasil yang akan didapat kas desa dari sistem sewa lahan pembangunan PMS itu.

Ketua DPRD Sidoarjo, Sulamul Hadi Nurmawan, mengatakan informasi yang lengkap belum sampai secara menyeluruh kepada warga.

Dalam hearing itu Nurmawan meminta Kepala Desa (kades) untuk memberikan pemaparan jelas kepada seluruh warga dalam bentuk sosialisasi.

"Sebenarnya, pihak desa sudah melakukan sosialisasi itu, namun mungkin belum tersampaikan secara menyeluruh, baik materinya maupun keseluruhan warga. Untuk pembangunan, terus lanjut karena semua proses perizinan sudah lengkap," kata Nurmawan usai hearing.

Kades Sarirogo, Eko Prabowo, menyanggupi permintaan Ketua DPRD untuk kembali melakukan sosialisasi kepada warganya, terutama yang menolak.

Kepada Surya, Eko mengungkapkan materi utama sosialisasi itu menyangkut kontribusi keberadaan PMS kepada desa.

"Terutama terkait keuangan. Saya akan terbuka semua," imbuh Eko.

Kemungkinan, sosialisasi itu akan dilakukan minggu depan. Sepanjang minggu ini, lanjutnya, Eko akan menyiapkan materi sosialisasi secara detail berikut teknis pelaksanaannnya.

"Yang jelas harus secepatnya agar semuanya kembali guyub," ujarnya.

Sebelum melakukan hearing, sempat terjadi hal yang dramatis. Rumah Eko sempat dihadang warga yang kontra agar tidak bisa menghadiri hearing.
Namun, kades tetap bisa mengikuti hearing setelah Kapolres Sidoarjo, AKBP Anwar Nasir, turun langsung untuk menjemput Eko.

"Meski hasil hearing sudah sepakat semua, baik yang pro maupun yang kontra, saya tetap akan tempatkan 1 kompi Brimob sampai semuanya kondusif," tandas Anwar.

Penulis: Irwan Syairwan
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved