Berita Surabaya

Sutarni Bilang, Tanpa Pemanis Buatan Jamunya Kurang Mantap

"Kalau jamu saya bikin sendiri. Bahannya ramu-ramuan, asem, gula. Kalau kerupuk-kerupuk saya, saya beli kreceknya baru saya goreng pakai minyak kiloan

Sutarni Bilang, Tanpa Pemanis Buatan Jamunya Kurang Mantap
SURYA.CO.ID
Penjual arum manis yang memberikan sampel jualannya untuk diuji keamanannya saat sidak jajanan SD oleh Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Kamis (5/11/2015). 

SURYA.CO.ID | SURABAYA - Berbagai jajanan di sekitar SDN Pagesangan menjadi sasaran Dinas Kesehatan Kota Surabaya dan Satpol PP, Kamis (5/11/2015).

Suminto (35), warga Lamongan yang menjual Arum Manis di halaman sekolah juga menjadi sasaran untuk di data dan dimintai sampel produknya.

"Yakin jualan saya (arum manis) aman, soalnya saya cuma pakai gula, tepung dan minyak. Kalau ada tambahan lain malah nggak jadi nanti, kalau ada yang warna merah kami biasanya pakai pewarna makanan," ungkap pria yang sudah dua tahun berjualan arum manis ini.

Sedangkan, pedagang jamu, Sutarni (51) yang menjadi sasaran sidak jajanan ini menjelaskan dirinya memakai pemanis buatan untuk jamu yang ia jual.

"Cuma pakai sedikit saja, sepucuk sendok buat semua jamu ini, kalau nggak pakai rasanya nggak mantap," ujar wanita asli Solo ini.

Iapun merasa tidak pernah ada masalah pada pelanggannya yang sudah menikmati jamunya lebih dari 30 tahun.

"Kalau jamu saya bikin sendiri. Bahannya ramu-ramuan, asem, gula. Kalau kerupuk-kerupuk saya, saya beli kreceknya baru saya goreng dengan minyak kiloan," tutur wanita yang tinggal di Pagesangan ini.

Kepala Seksi Kefarmasian Dinkes Kota Surabaya, Umul Jariyah menjelaskan sidak jajanan ini dilakukan supaya jajanan keamanan anak sekolah lebih ditingkatkan.

"Nanti dari hasil sidak ini akan dilakukan pendampingan dari setiap puskesmas. Selain itu pedagang juga diberi stiker jajanan yang telah teruji aman dengan stiker warna hijau," ujarnya.

Dikatakannya, pengujian jajanan yang disidak ini meliputi pengujian kandungan boraks, formalin, rodhamin B dan methanin yellow.

"Bahan tambahan pangan yang boleh tapi dibatasi termasuk pemanis, pengawet dan penyedap rasa," jelasnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Adi Sasono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved