Bos PT Eastwood Minta Perlindungan Kejati

Perbedaan sikap polisi inilah yang membuat Jap mengajukan permohonan perlindungan hukum.

SURYA.CO.ID | SURABAYA - Direktur PT Eastwood Timber Industries, Jap Fernandi Yapiter, mengajukan perlindungan hukum ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim karena merasa menjadi korban penegakan hukum.

Surat permohonan itu juga ditembuskan ke Kapolri, Kejagung dan Kapolda Jatim. Dalam surat itu, Jap juga menjelaskan masalah yang sedang dihadapi.

Sebab masalah ini tidak hanya membuat Jap khawatir. Para buruhnya pun khawatir bila masalah ini berlarut-larut. “Saya memang ada sengketa dengan pihak lain tapi buruh juga tidak tenang bekerja,” kata Jap, Sabtu (17/10/2015).

PT Eastwood Timber Industri bersengketa dengan PT Khrisna Bali International Cargo. Perusahaan yang berlokasi di Gresik ini digugat pailit oleh PT Kharisma Bali International.

Saat gugatan ini masih berlangsung, Jap ditemui oleh temannya, Hariono. Bukannya mengurus Kasasi gugatan itu, Hariono malah menjual pabrik itu ke pihak lain.

Merasa menjadi korban penipuan, Jap lapor ke Mapolda Jatim pada September 2015. Tapi Jap tidak mengetahui perkembangan kasus ini. Jap belum mendapat pemberitahuan dari penyidik.

Saat masalah ini belum rampung, perusahaannya diduduki oleh orang tidak dikenal. Jap tidak mengetahui siapa yang menduduki perusahaannya.

Menurutnya, orang tidak dikenal itu tiba-tiba menggembok dan mengunci pagar perusahaan. Penggembokan ini mengakibatkan pegawai tidak bisa bekerja.

Dua orang pekerja sempat masuk perusahaan untuk bekerja. Ternyata dua pegawai ini dilaporkan ke polisi karena dianggap merusak kunci perusahaan.

“Laporan saya belum diproses tapi kasus dua karyawan saya sudah diproses,” tambahnya.

Perbedaan sikap polisi inilah yang membuat Jap mengajukan permohonan perlindungan hukum.

Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Jatim, Romy Arizyanto mengaku belum menerima informasi surat permohonan itu. Pria asal Jambi ini berjanji akan mencari informasi terkait permohonan itu.

“Siapapun berhak minta perlindungan hukum tapi dalam kasus ini, saya akan cari informasi dulu,” kata Romy.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Penulis: Zainuddin
Editor: Wahjoe Harjanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved