Pemprov Jatim

Kadispora Jatim Serahkan Diri Didampingi Istri dan Tokoh KNPI

Sejumlah pihak ikut mendampingi Sugeng saat proses penyerahan diri dilakukan dengan datang langsung ke Lapas Porong, Sidoarjo.

Kadispora Jatim Serahkan Diri Didampingi Istri dan Tokoh KNPI
surya/mujib anwar
Kepala Dispora Jatim Sugeng Riyono (berkopyah) didampingi pengacara dan Wakil Ketua KNPI Jatim Aan Ainur Rofik, saat menyerahkan diri di Lapas Porong Sidoarjo, Jumat (16/10/2015). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Penyerahan diri terpidana perkara korupsi pembebasan lahan Pasar Induk Agrobis (PIA) Jemundo II yang juga Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemprov Jatim Sugeng Riyono, ke Kejari Sidoarjo, Jumat (16/10/2015) pagi, dilakukan secara ramai-ramai.

Sejumlah pihak ikut mendampingi Sugeng saat proses penyerahan diri dilakukan dengan datang langsung ke Lapas Porong, Sidoarjo.

Selain istri, beberapa anggota keluarga, dan pengacara dari Trimoelja D Soerjadi. Para pejabat di lingkungan Dispora Jatim juga ikut mendampingi, mulai Sekretaris hingga beberapa kepala bidang. Dua orang staf dari Biro Hukum Setdaprov Jatim juga ikut.

Tak hanya itu saja, tokoh beberapa organisisasi kemasyarakatan dan pemuda (OKP), seperti dari KNPI Jatim juga tampak hadir. Mereka semua ikut mendampingi, sejak Sugeng berangkat dari rumah di Surabaya pukul 08.00 hingga proses penyerahan diri selesai sekitar pukul 13.00.

Wakil Ketua KNPI Jatim Aan Ainur Rofik mengatakan, pihaknya ikut mendampingi penyerahan diri Sugeng Riyono ke Lapas Porong, sebagai bentuk apresiasi terhadap sikap yang dilakukannya.

Meski belum menerima salinan putusan dari Mahkamah Agung (MA), tapi Sugeng mau kooperatif menyerahkan diri ke Kejari Sidoarjo.

"Apa yang dilakukan tersebut pembelajaran hukum yang luar biasa bagi masyarakat," ujarnya.

Menurut Aan, kepada dirinya, Sugeng mengaku dia legowo menyerahkan diri, meski secara resmi belum menerima salinan putusan dari MA.

"Pak Sugeng juga merasa dikorbankan oleh permainan hukum," tegasnya.

Untuk itu, Aan yang juga seorang Lawyer ini mendesak agar kasus korupsi pembebasan lahan Pasar Induk Agrobis (PIA) Jemundo II dibuka kembali dan diusut tuntas.

"Siapapun yang terlibat harus berani untuk menyeretnya ke meja hukum," tandasnya.

Penulis: Mujib Anwar
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help