Langka, Semanggi Suroboyo Per pincuk Hanya Rp 5000

"Sudah ada langganan ya kadang jalan kadang berhenti," katanya.

Langka, Semanggi Suroboyo  Per pincuk Hanya Rp  5000
surya/Wiwit P
Penjual semanggi surabaya 

SURYA.co.id | SURABAYA - Makanan khas Surabaya satu ini tidak mudah ditemukan seperti halnya kuliner khas Surabaya lainnya yang banyak dijual di pinggir pinggir jalan.

Seperti pada lirik lagu Semanggi Suroboyo, Lontong Balap Wonokromo, menandakan jika makanan khas ini asli dari Surabaya.

Kuliner Semanggi Suroboyo mirip dengan pecel. Disajikan dengan sayuran seperti daun semanggi, tauge rebus, disiram bumbu dan krupuk puli diatasnya dijamin membuat lidah menari ketika menyantapnya.

Di Surabaya orang berjualan semanggi ini hanya pada tempat tempat tertentu saja.

Misalnya di Taman Bungkul, di Taman Prestasi, dan di beberapa kampung lama di Surabaya.

Mbah Murni misalnya, yang berjualan Semanggi di sekitar Jalan Sulung di kawasan Tugu Pahlawan. Setiap pagi Mbah Murni dengan gendongannya berisi Semanggi Suroboyo berjalan dan sesekali berhenti di bawah pohon.

"Sudah ada langganan ya kadang jalan kadang berhenti," katanya.

Satu porsi Semanggi mbah Murni dijual Rp 5000 per pincuk bungkus daun pisang.

Menurutnya di Surabaya mencari daun semanggi saat musim kemarau seperti sekarang cukup sulit. Namun ada beberapa kawasan seperti di Kecamatan Benowo

Surabaya Barat yang membudidayakan semanggi disana.

Nah bila ingin mencicipi Semanggi atau mencari penjual semanggi coba saja di sekitar Taman Bungkul, atau di dekat Masjid Al Falah Jalan Raya Darmo biasanya disana ada penjual Semanggi yang mangkal.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved