Berita Kediri

Warga Arak Terduga Peracun Sapi ke Mapolsek Wates, Kediri

Saat digeledah, pelaku berupaya membuang barang bukti cairan racun. Setelah diperiksa, diduga cairan yang dibuang merupakan racun untuk membunuh sapi.

Warga Arak Terduga Peracun Sapi ke Mapolsek Wates, Kediri
repo didik mashudi
Tiga dari lima anggota komplotan peracun sapi babak belur dihajar massa di Kediri, Kamis (3/9/2015). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Tersangka komplotan peracun sapi bertambah menjadi 5 orang. Satu tersangka yang ditangkap paling akhir sempat diarak massa dari Desa Jajar ke Mapolsek Wates, Kediri, Kamis (3/9/2015).

Arak-arakan massa ini membawa Nawi, salah satu tersangka,  jadi perhatian masyarakat. Warga mengarak dengan jalan kaki dari Desa Jajar menuju ke Mapolsek Wates yang berjarak sekitar 3 km.

Nawi merupakan salah satu anggota komplotan tersangka peracun sapi. Empat tersangka lainnya Dika, Heri, Ismiyatun warga Desa Jajar, Kecamatan Wates. Satu tersangka lagi Aris warga Papar, Kabupaten Kediri.

Komplotan peracun sapi ini terungkap setelah warga Dusun Bondo, Desa Wates melakukan patroli malam hari memergoki dua pelaku yang mencurigakan.

Saat digeledah, pelaku berupaya membuang barang bukti cairan racun. Setelah diperiksa, diduga cairan yang dibuang merupakan racun untuk membunuh sapi milik salah satu warga. Pelaku kemudian diamankan, dua sepeda motor yang dibawa juga sempat dirusak massa.

Diduga otak dari peracunan sapi ini dilakukan Ismiyatun, pedagang daging di Pasar Wates. Karena sapi warga yang mati mendadak itu kemudian ditawar oleh orang-orang suruhan Ismiyatun.

Sapi yang telah mati itu ditawar murah Rp 3000 per kg atau satu ekor sapi hanya Rp 3 jutaan.

Petugas sempat mengalami kesulitan untuk mengevakuasi pelaku yang diamankan warga. Sehingga didatangkan bala bantuan pasukan Sabhara dari Polres Kediri.

Sementara Kapolsek Wates AKP Agus Tri saat dikonfirmasi Surya menjelaskan, petugas telah mengamankan serbuk yang diduga racun sapi sebanyak satu kaleng kecil. "Serbuknya jenis apa nanti akan diperiksa di laboraratoriun," jelasnya.

Kasus peracunan sapi ini penanganannya telah diambil alih Satreskrim Polres Kediri. Seluruh tersangka dan barang buktinya telah diboyong ke Mapolres Kediri.

Saat kejadian salah satu sapi milik warga diketahui juga mati mendadak yang diduga diracun oleh komplotan pelaku. Sehingga warga sempat emosi menghakimi pelaku hingga babak belur.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved