Berita Kediri

Sapi Diracun, Kemudian Dibeli Dengan Harga Murah

"Diduga pelaku memberi racun malam hari, sehingga pagi harinya sapi sudah mati. Komplotan pelaku kemudian datang ke rumah pemilik menawar sapi mati,"

Sapi Diracun, Kemudian Dibeli Dengan Harga Murah
surya/hanif manshuri
dua sapi mati terkapar di jalan raya

SURYA.co.id|KEDIRI -  Modus komplotan peracun sapi yang diamankan warga melakukan aksinya dengan membeli sapi yang telah mati dengan harga murah. Sapi mati itu ditawar dengan harga Rp 3.000 per kg.

Warga semakin geram karena masyarakat yang menjadi korbannya sudah cukup banyak.

Sehingga begitu ada pelaku yang tertangkap kemudian dihakimi massa.

"Diduga pelaku memberi racun malam hari, sehingga pagi harinya sapi sudah mati. Komplotan pelaku kemudian datang ke rumah pemilik menawar sapi mati," ungkap Pak Yon, salah satu warga Wates kepada Surya, Kamis (3/9/2015).

Diungkapkan, pemilik biasanya melepaskan sapinya dibeli dengan harga murah daripada merugi lebih banyak.

Namun karena kasusnya sudah terulang sampai beberapa kali membuat warga semakin curiga.

Dalam tahun ini korban peracunan sapi sudah menimpa belasan warga masyarakat di daerah Wates.

Karena tanda-tanda kematian sapi yang diracun dari mulutnya mengeluarkan busa. Diduga komplotan pelaku memberikan cairan potas di makanan sapi.

Diberitakan sebelumnya, 4 tersangka peracun sapi di Wates ditangkap massa setelah kepergok meracun sapi milik masyarakat. Pelaku sempat dihakimi massa sampai babak belur.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Tags
Kediri
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved