Citizen Reporter

Untung masih Ada Lutung di Papuma

pantai Papuma Jember memang menawan karena masih menyimpan satwa asli Indonesia, yakni budeng Jawa...

Untung masih Ada Lutung di Papuma
profauna
Budeng Jawa 

 

Catatan perjalanan Yupiter Sulifan
Guru BK di SMAN 1 Taman Sidoarjo
fb.com/Juve Sulivan

MEDIO Juni 2015 saya berkesempatan mengantar siswa rekreasi ke pantai Tanjung Papuma Jember. Selain hamparan pasir putih, hutan yang rindang serta batu karang menjulang, puluhan kera atau lutung yang berlompatan di dahan pohon berhasil mengusik rasa ingin kami.

Pantai yang terletak di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, 37 km dari pusat Kota Jember ini bagaikan surga tersembunyi. Bagaimana tidak, pantai ini dikepung bukit-bukit dan hutan Malikan seluas kurang lebih 50  hektar.

Selain keindahan alamnya, pantai dan hutan yang mengelilinginya menyimpan pesona fauna yang tak kalah menarik. Papuma juga dijadikan wilayah konservasi lutung Jawa atau budeng. Famili kera ekor panjang ini populasinya di sini sekitar 350-500 ekor.

Lutung Jawa (Trachypithecus auratus) ini jenis lutung asli Indonesia. Sebagaimana spesies lutung lainnya, budeng Jawa bertubuh kecil, sekitar 55 cm dengan ekor yang panjangnya mencapai 80 cm. Warnanya selain abu-abu juga ada yang hitam.

Mereka hidup berkelompok dengan setiap kelompok sekitar tujuh hingga 20 ekor budeng dengan seekor jantan sebagai pemimpin kelompok dan beberapa budeng betina dewasa. Budeng betina hanya melahirkan satu anak dalam setiap masa kehamilan. Beberapa induk betina dalam satu kelompok akan saling membantu dalam mengasuh anaknya, namun sering kali bersifat agresif terhadap induk dari kelompok lain.

Mereka lebih aktif di siang hari terutama di atas pohon dengan makanan kegemarannya berupa dedaunan, buah-buahan dan bunga. Terkadang mereka juga memakan serangga dan kulit kayu.

Habitat alami budeng Jawa adalah kawasan hutan dengan berbagai variasi mulai hutan bakau di pesisir pantai, hutan rawa air tawar, hutan dataran rendah, hutan meranggas, hingga hutan dataran tinggi dengan ketinggian mencapai 3.500 mdp. Daerah jelajah budeng Jawa mencapai seluas 15 ha.

Perilaku yang bikin pengunjung gemas karena mereka mudah didekati  bahkan berani mengambil makanan dari tangan manusia. Namun, mereka cenderung takut kalau didekati dan akan turun dari pohon bila ada tumpukan sampah bekas makan yang ditinggalkan. Hebatnya budeng ini piawai membuka tutup botol air mineral. Ulah mereka yang asyik memulung makanan di tumpukan sampah ini membuat fotografer amatir dan profesional menjadikan mereka sebagai obyek bidikan kameranya.

Diajak bercanda pun budeng-budeng ini juga bisa dengan melempari kacang tanah ke arah mereka. Bila menikmati indahnya pantai sudah membosankan, bercanda dengan budeng bisa menjadi pilihan. Di Papuma ini selain gerombolan budeng, Anda juga bisa menjumpai sekawanan biawak serta elang laut. Tertarik?

Editor: Tri Hatma Ningsih
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved