Citizen Reporter

Uniknya Tradisi Nyabis Bareng ala Ulul Albab

bukan sekadar temu kangen alumni, nyabis bareng ala pondok pesantren Ulul Albab Lumajang ini membuat alumni senantiasa terkenang...

Uniknya Tradisi Nyabis Bareng ala Ulul Albab
www
ilustrasi 

Catatan nyabis M Hesim Ashari
Santri PP Ulul Albab Candipuro, Lumajang
fb.com/M Hasyim Azhari

SENIN, 4 Syawal 1436 H atau 20 Juli 2015, Pondok Pesantren (PP) Ulul Albab Candipuro, Lumajang menggelar tradisi rutin  tahunan di bulan Syawal, nyabis bareng atau temu kangen alumni.

Dihelat di masjid Ulul Albab mulai pukul 09.00 WIB, kurang lebih 200 alumni hadir dan mengikuti acara dengan khidmat. Bertemu kembali dengan KH Abdul Aziz Marwi Hasba, pengasuh pondok, ketua umum, dan direktur pendidikan dan pengembangan pesantren, menjadi momen paling ditunggu-tunggu alumni.

“Selain melepas rindu, alumni menambah edukasi tentang Islam secara gratis. Jadi teringat masa-masa ngaji di pesantren dulu,” kenang Bunyamin, alumnus asal Yosowilangun.

Tausiah Kiai kepada alumni, ketika berada di majelis tak boleh memalingkan wajah, merengutkan wajah, berpakaian yang baik menurut Islam (utamanya bagi alumni putri), dan lain-lain.

“Geloborkan (lebarkan) pakaian kalian karena Allah SWT menyukai itu,” tegas jelas Kiai yang penah ditawari gelar doktor honoris causa itu. Menurutnya, banyak perempuan mengenakan baju tapi pada hakikatnya mereka tak berbaju, karena baju yang dikenakan perempuan zaman sekarang sangat minim, tipis, ketat, sehingga bentuk tubuhnya tetap terlihat.

“Saya tak meridhai jika santri dan alumni Ulul Albab seperti itu,” tegasnya.

Bahasan lain, diutarakan Gus Anis Fausan, putra ketiga pengasuh, bahwa pesantren yang sudah berumur kurang lebih 25 tahun ini akan mengalami progres besar di tahun ajaran baru mendatang, seperti pesantren berbasis Al Quran.

“Hafalan nazam-nazam sebagian besar akan diganti dengan ayat-ayat, surah-surah, dan juz-juz dari Al Quran,” terang ketua umum pesantren yang hafiz tersebut.

"Inilah proses pendidikan santri, semua sudah tertata di pesantren ini tinggal niat dan kesungguhan insyaAllah tercapai,” timpal Gus Fahrur Rozi, direktur pendidikan dan pembangunan pesantren.

Nyabis bareng ala Ulul Albab ini memang bukan sekadar temu kangen alumni, karena membahas keilmuan Islam dan progres besar pesantren juga dibahas.

 


Editor: Tri Hatma Ningsih
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved