Citizen Reporter

Anjangsana Batik Pisang Lumajang ke Thailand

dunia mengenalnya hanya batik Indonesia, padahal setiap daerah di Indonesia memiliki kekhasan batik masing-masing dengan motif, corak dan warna beda

Anjangsana Batik Pisang Lumajang ke Thailand
citizen/dokumentasi smkn 4 lumajang
batik pisang Lumajang 

 

Catatan Sandhi Restiawan
Mahasiswa Universitas Negeri Malang/Duta perguruan tinggi di Thailand

BATIK Indonesia, warisan budaya yang ditetapkan UNESCO menjadi khazanah kekayaan dunia. Uniknya, setiap daerah di Indonesia memiliki batik dengan ciri khas motif dan corak berbeda. Tak terkecuali Lumajang dengan batik bermotif pisang sebagai ikon Lumajang.

Sebagai pemuda Lumajang, dari Desa Sumberjati, Kecamatan Tempeh, yang terpilih menjadi duta perguruan tinggi dari  Universitas Negeri Malang di Thailand, tentu menjadi kebanggaan tersendiri.

Selama lima bulan berada di Thailand, tugas sebagai duta perguruan tinggi negeri salah satunya adalah mengajarkan bahasa Indonesia dan Inggris untuk murid-murid di salah satu sekolah di Thailand.

Nah, selama berada di sana batik Lumajang selalu menjadi busana kebanggaan untuk dikenakan. Utamanya di hari pertama mengajar di Thailand.

Mengingat kemampuan bahasa Thailand saya yang kurang memadai, saya tak mahfum apa yang dibicarakan para guru-guru di sekolah itu. Mereka hanya menunjuk baju batik saya dan mengacungkan jempolnya.

Dua minggu tinggal di Thailand, saya baru mengerti bahwa yang mereka bicarakan ternyata baju batik saya yang menurut mereka indah dan mereka sangat menyukainya. Corak, motif dan warna baju batik Lumajang yang menurut mereka unik.

Saya berharap sepulang dari Thailand bisa bekerja sama dengan perajin batik Lumajang memperkenalkan batik pisang Lumajang ke Thailand agar kehidupan perajin batik ikut melanglang buana ke negeri gajah putih ini.

      


 

Editor: Tri Hatma Ningsih
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved