Citizen Reporter

Mahasiswa Asing Itu Terbius Atraksi Jaranan

atraksi jaranan yang dimainkan anak-anak usia belasan tahun membuat mahasiswa asal Thailand, Mesir, Tiongkok terbius!

Mahasiswa Asing Itu Terbius Atraksi Jaranan
www
kesenian jaranan 

Catatan Abdul Jalil Mursyid
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang

MAHASISWA Kuliah Kerja Nyata (KKN) 84 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mempertahankan budaya serta sejarah Indonesia dengan cara memperkenalkan budaya Indonesia dengan menampilkannya di depan mahasiswa asing yang peserta program Global Cityzen Aiesec UMM di Indonesia.

Mahasiswa asal Tiongkok, Mesir, dan Thailand itu mengikuti KKN di Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Kali itu diperkenalkan kesenian jaranan.

Kepada ketiganya dijelaskan tentang kesenian jaranan saat kelompok jaranan Turonggojoyo Daruputro latihan di kediaman warga.

Maryam Gad, mahasiswa jurusan farmasi asal Mesir itu mengaku kagum pada budaya dan kesenian Indonesia.

Ketua kelompok jaranan bahkan memberi kesempatan kepada mahasiswa asing untuk mencoba alat musik tradisional itu. Dan, Rita Leong, mahasiswa asal Tiongkok langsung mencoba memainkannya.

Tak hanya mencoba alat musik tradisional, mereka juga menyaksikan atraksi jaranan yang dimainkan anak-anak usia 11-14 tahun. Tarian sarat makna itu diiringi alunan musik tradisional Jawa.

Salah satu mahasiswa asal Thailand, Sopawatee menyatakan kekagumannya bahwa Indonesia tak hanya indah alamnya, namun juga budaya serta keseniannya tak kalah menarik.

Mahasiswa asing peserta program Aiesec UMM itu akan mengikuti semua program kerja yang dirumuskan dan dijalankan oleh KKN 84 UMM.

 


 

 

Tags
jaranan
Editor: Tri Hatma Ningsih
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved